Hiras Sidabutar: Konservasi Harus Selaras Dengan Pertumbuhan Ekonomi
"Kalo masyarakat miskin, konservasi itu gak jalan, mereka masih menggantungkan hidupnya dengan hutan, " jelasnya.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Konservasi hutan harus berjalan selaras dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, hal itu disampaikan oleh National Coordinator Project ITTO Hiras Sidabutar kunjungan di PT. Kandelia Alam di Sungai Sepada Kubu Raya pada Kamis (8/3/2018).
"Kalo masyarakat miskin, konservasi itu gak jalan, mereka masih menggantungkan hidupnya dengan hutan, " jelasnya.
Oleh karena itu menurut beliau, untuk dapat melakukan konservasi hutan maka harus perbaiki juga taraf perekonomian masyarakat.
Baca: Kabar Kelumpuhan Adik Kakak Sampai ke Bupati Sambas, Ini Reaksinya
Beliau memberi contoh di negara maju, menurutnya masyarakat disana tidak lagi merambah ke hutan untuk mencari penghidupan.
"Kita harus ciptakan gula diluar hutan, supaya semut kejar gulanya" katanya
Dalam hal ini, Hiras mengambarkan gula adalah sumber penghidupan yang harus kita kembangkan diluar hutan, dan semut adalah masyarakat di kawasan sekitar hutan.
"Kalo masyarakat diluar hutan ada sumber penghasilan, ngapain capek-capek ke dalam hutan, jauh-jauh belum tentu dapat," katanya sambil berkelakar.
Maka menurut Hiras, pemerintah perlu mengajak masyarakat bersama-sama membangun perekonomian yang mereka minati dan kuasai dengan memanfaatkan potensi yang ada.