Pilwako Pontianak

Usai Penetapan Nomor Urut, Ketua KPU Ajak Masyarakat Datangi TPS 27 Juni Mendatang

Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi menuturkan tahapan pilkada telah memasuki babak selanjutnya

Usai Penetapan Nomor Urut, Ketua KPU Ajak Masyarakat Datangi TPS 27 Juni Mendatang
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Pencabutan nomor urut pasangan calon dalam Pilwako Pontianak, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi menuturkan tahapan pilkada telah memasuki babak selanjutnya setelah para calon wali kota dan wakil wali kota ditetapkan nomor urutnya.

Ia bersyukur proses pencabutan nomor urut berjalan lancar, aman dan tertib yang dilangsungkan di Hotel Harris Pontianak, Selasa (13/2/2018).

Baca: Dapat Nomor Satu, Syech Bandar : Nomor Ini Paling Didambakan

"Alhamdulillah terlaksana dengan baik acara pencabutan dan penetapan nomor urut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak. Jadwal selanjutnya adalah mulai tanggal 15 Februari, pasangan calon yang sudah memiliki nomor urut sudah mulai berkampanye," ucapnya Sujadi.

Rencana selanjutnya pada tanggal 18 Februari ini menurut, Sujadi akan dilakukan deklarasi damai bersama pasangan calon.

"Untuk administrasi semua persyaratan pencalonan, syarat calon, rekening dana khusus sejak kemarin telah ditetapkan sudah memenuhi syarat. Tidak ada kekurangan satu apapun. Hanya saja kebetulan pasangan calon yang menjadi peserta pemilihan ada empat yang menjadi anggota DPRD, tiga di Kota dan satu di Provinsi," jelasnya.

Sesuai dengan ketentuan dengan PKPU no 3 tahun 2017 mereka harus mengundurkan diri dengan langsung menyampaikan kepada atasannya. Khusus pengunduran diri itu disampaikan kepada atasannya kepada KPU atau Sekretaris Dewan kepada KPU paling lanbat pada tanggal 17 Februari 2018.

"Ada dua surat, surat pengunduran diri kepada atasannya langsung, kedua surat proses PAW sedang ditindak lanjuti," ucapnya.

Baca: Nomor Urut 3, Midji Bersyukur Doa Dikabulkan Allah

Selain itu, Sujadi juga menerangkan aturan terkait dana kampanye yang telah ditetapkan nominal maksimalnya.

"Untuk dana kampanye, telah disepakati bersama dengan membuka rekening dana khusus yaitu maksimal 10 Miliar. Dari Partai politik, pribadi atau simpatisan. Rekening dana kampanye merupakan laporan awal yang akan mereka laporkan kepada kami," jelasnya.

Kemudian dalam perhelatan Pilwako Pontianak tetap dilangsungkan satu putaran berapapun perolehan suara yang telah didapat pasangan calon.

Setelah penetapan ini, KPU mengajak dan mengimbau kepada pasangan calon, pimpinan partai politik, toko masyarakat, masyarakat Pontianak untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak secara aman, tertib, aman dan damai.

"Berikan hak suara dengan datang ke TPS pada Rabu 27 Juni 2018. Sebelumnya untuk menjadi pemilih warga Kota Pontianak harus terdaftar sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap yang sekarang ini prosesnya sedang Coklit. Pastikan bahwa seluruh warga Pontianak sudah terdaftar sebagai pemilih dan bisa ditetapkan didalam daftar pemilih tetap KPU," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help