Razia Cipkon, Polres Landak Temukan 3 Pasang Bukan Suami Istri di Dalam Kamar Penginapan

Lanjut Kabag Ops, sasaran berikutnya dalam cipkon tersebut adalah melakukan Patroli dengan rute di Wilayah Gor Patih Gumantar.

Razia Cipkon, Polres Landak Temukan 3 Pasang Bukan Suami Istri di Dalam Kamar Penginapan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Polres Landak yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Sri Haryanto saat menemukan tiga pasangan bukan suami istri di penginapan yang berada di Pal 10 Ngabang saat Cipkon pada Sabtu (10/2) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Polres Landak melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) di wilayah Ngabang dan sekitarnya yang dianggap rawan kejahatan mau pun perbuatan tidak menyenangkan lainnya pada Sabtu (10/2/2018) malam.

Kegiatan cipkon mulai dilaksanakan pada pukul 21.00 WIB, lokasi pertama yang didatangi adalah Losmen Pulau Permai beralamat di Dusun Gasing Pal 10, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang.

Baca: Duh! Berduaan di Kamar Penginapan, Pasangan Pelajar Ini Diciduk Polres Landak

Dilokasi itu ditemukan tiga pasangan yang bukan suami istri dalam kamar.

Tiga pasangan tersebut yakni RK (21) warga Desa Sidas bersama pasangannya AR (21) warga Desa Amboyo Utara. Kemudian HH (48) beralamat Kulon Progo, dan pasangannya adalah SH (43) beralamat di Desa Hilir Kantor.

Baca: Kebakaran Lalap Habis Rumah Warga di Nanga Mahap, Begini Kondisinya!

Sedangkan pasangan terakhir adalah AS (31) beralamat di Desa Mungguk, dengan pasangannya adalah TN (21) beralamat di Desa Amboyo Inti.

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio melalui Kabag Ops Kompol Sri Haryanto membenarkan kejadian tersebut.

"Terhadap ketiga pasangan itu, kita berikan imbauan dan diarahakan untuk segera meninggalkan losmen," kata Sri kepada Tribun pada Minggu (11/2/2018).

Lanjut Kabag Ops, sasaran berikutnya dalam cipkon tersebut adalah melakukan Patroli dengan rute di Wilayah Gor Patih Gumantar.

Kemudian Kuburan Cina belakang SMA Negeri 1 Ngabang, dan dilanjutkan dengan sasaran Terminal Dara Itam Ngabang.

"Di Terminal Dara Itam, terdapat aktivitas para pelaku usaha yang berjualan minuman berserta masyarakat. Selanjutnya para pelaku usaha diberikan himbauan untuk tidak melakukan aktivitas di atas pukul 22.00 WIB," tutupnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help