Gelar Rakor Lanjutan, KPUD Sambas Simulasikan Jumlah Dapil

"Namun jika ditemukan ada masalah, misalnya dalam satu Dapil melebihi daripada 12 kursi, maka wajib untuk dipecah," terangnya.

Gelar Rakor Lanjutan, KPUD Sambas Simulasikan Jumlah Dapil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Ketua KPUD Sambas, Suaib saat memaparkan simulasi Dapil dalam rapat koordinasi dengan instansi dan stake holder terkait, tentang daftar inventaris masalah dalam rangka penyusunan Dapil dan alokasi kursi Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Sambas tahun 2019 di ruang aula Hotel Pantura Jaya, Sambas, Kamis (21/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua KPUD Sambas, Suaib mengungkapkan, rapat koordinasi yang digelar pihaknya, merupakan satu diantara tahapan yang dilakukan KPUD Sambas, jelang perhelatan Pemilu tahun 2019.

"Jadi ini juga merupakan bagian dari sosialisasi KPU, yang merupakan bagian dari tahapan untuk menuju Pemilu 2019. Karena kami membutuhkan masukan dan saran dari semua pihak yang kami undang pada hari ini,"ungkapnya, Kamis (21/12/2017).

Rakor tersebut, menurut Suaib adalah rangkaian dari kegiatan rakor pada pekan sebelumnya.

Baca: Sempat Alot, Karolin Margret Natasa Akhirnya Terpilih Ketua Umum Forki Kalbar

"Jadi kegiatan hari ini, merupakan lanjutan kegiatan pada pekan lalu. Memang, perlu kami sampaikan juga, instansi terkait bersama dengan partai politik sudah melakukan koordinasi, namun ada beberapa hal yang perlu kami lanjutkan," paparnya.

Materi yang disampaikan KPUD Sambas pada rakor kali ini, memaparkan simulasi tentang penetapan daerah pemilihan dalam menghadapi Pemilu 2019.

Baca: KPU Sambas Gelar Rakor Bahas Tentang Daftar Inventaris Masalah

"Hari ini kami melakukan simulasi ulang, terkait jumlah penduduk dan kecamatan. Sehingga nantinya akan diperoleh kesimpulan, apa saja persoalan terkait penyusunan Dapil sesuai dengan ketentuan dari KPU,"ujarnya

Kalau tidak ditemukan persoalan, maka sesuai dengan prinsip berkesinambungan, Dapil yang lama tetap dipertahankan, dan tidak ada penambahan.

Halaman
123
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help