Pilkada Serentak
Tak Diusung Golkar, Rahmad Satria Bidik Kursi Bupati Lewat Jalur Perseorangan
Ini kombinasi yang match antara birokrat dengan politisi aktivisi, sehingga hal tersebut jadi modal besar untuk membangun Mempawah
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Tak mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk maju sebagai Calon Bupati Mempawah, tak membuat Ketua DPRD Kabupaten Mempawah tiga periode Rahmad Satria patah semangatl untuk mengejar kursi bupati Mempawah.
Menempuh jalur perseorangan Rahmad Satria menggandeng Mantan Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan Mempawah Ridwan Rusli untuk maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati mempawah. Sabtu (25/11/2017).
Dipilihnya Ridwan Rusli, menurut Rahmad atas pertimbangan latar belakangan Ridwan sebagai seorang birokrat yang telah mengabdi puluhan tahun di Mempawah. Sehingga latar belakang dirinya sebagai politisi dan aktivis.
(Baca: Nyambi Jadi Biduan Kampung, Inilah Kisah Perjalanan Hidup Guru Honorer Cantik )
“Ini kombinasi yang match antara birokrat dengan politisi aktivisi, sehingga hal tersebut jadi modal besar untuk membangun Mempawah,” ujarnya.
Ia menjamin majunya dirinya sebagai calon bupati bukan murni dari kehendaknya, akan tetapi besarnya dukungan dari masyarakat yang mendorongnya untuk maju.
(Baca: Tagana Serahkan Hasil Penggalangan Dana ke Korban Kebakaran, Ini Jumlahnya )
Bahkan form dukungan perseorangan mampu terkumpul sebanyak 31ribu, namun setelah di saring dan verifikasi terkumpul sebanyak 22.700 dukungan.
“Saat mengumpulkan berkas dukungan tidak ada memberikan uang untuk e KTP semua secara spontan. Bahkan sekretariatnya bukan ditempat saya melainkan rumah masyarakat sendiri,” ujarnya.