Dana BOS Dikurangi, DPRD: Banyak Sekolah Bergantung Dana BOS

Jangan sampai flot anggaran untuk BOS ini sampai dikurangi. Sebab, akan berdampak pada pelaksanaan pendidikan.

Penulis: Madrosid | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Anggota DPRD Kubu Raya, KH Hanafi Khalil 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Anggota Komisi IV DPRD Kubu Raya KH Hanafi Khalil mengatakan penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat memberikan harapan bagi pelaksana pendidikan di tanah air, khususnya di Kubu Raya.

"Banyak sekolah hanya bergantung pada dana BOS ini. Makanya, pemerintah memberikan perhatian. Jangan sampai flot anggaran untuk BOS ini sampai dikurangi. Sebab, akan berdampak pada pelaksanaan pendidikan di beberapa sekolah terutama di pedesaan," ujarnya, Selasa (17/10/2017).

Ia menuturkan, sejak adanya kebijakan program dari pemerintah terkait kehadiran dana BOS.

(Baca: Terjadi Pengurangan Dana BOS di Kubu Raya )

Sekolah terus tumbuh berkembang di sejumlah daerah dan pelosok. Menandakan bahwa pendidikan semakin berkembang dengan adanya bantuan BOS.

"Sehingga, jika BOS ini sampai berkurang tentu, tak ada harapan lagi bagi penyelenggara pendidikan. Karena, tenaga pendidikan dari PNS atau sekolah belum bisa mengcover seluruh kebutuhan pendidikan di masyarakat," ungkapnya.

Tak bisa dipungkiri, tambahnya. Bahwa banyak sekolah mengandalkan honor untuk keberlangsungan pendidikan. Karena masih kurangnya SDM pemerintah.

"Honor ini sendiri menjadi tulang punggung bagi sebagian sekolah MI, MTs dan MA penjuru daerah di Kubu Raya. Makanya kita berharap, permasalahan BOS dan lainnya terkait pendidikan harus lebih mendapat perhatian mendalam," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved