Manjakani Tampil Memukau di Pentas Seni untuk Kemanusiaan
Manjakani tampil memukau saat acara amal pentas seni bertajuk "Pentas Seni untuk
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Manjakani tampil memukau saat acara amal pentas seni bertajuk "Pentas Seni untuk Kemanusiaan" untuk warga Rohingya yang diselenggarakan mahasiswa Program Studi Seni Musik dan Tari FKIP Universitas Tanjungpura (Untan) di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, Rabu (4/9/2017).
(Baca: Kampung KB Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat? Ini Penjelasan Wakil Bupati Idrus )
Sebelum tampil di panggung, riuh penonton memenuhi ruangan saat pembawa acara menyebutkan Manjakani akan segera tampil di panggung.
Manjakani tampil bertiga, selain Nabilla dan Taufan yang memainkan gitar, tampak seorang personel duduk di tengah keduanya memainkan alat musik celo.
(Baca: Serahkan Alsintan, Atbah Minta Petani Memanfaatkan dan Tidak Dirusak )
Tampil dengan empat buah lagu berturut-turut penonton tampak terpaku menyaksikan penampilan ketiganya.
Suasana hening menjadi pelengkap penampilan Manjakani di atas panggung yang cukup luas itu, ditambah semarak lampu panggung yang berganti mengikuti irama musik.
(Baca: Unit Intelkam Lakukan Pengamanan Kedatangan Sekda Kalbar )
Seperti biasa, Nabilla tampil lengkap dengan kerudung, sementara Taufan mengenakan flannel hijau kotak-kotak.
Manjakani menutup penampilannya dengan lagu khas Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, "Cik Cik Periuk".