TribunPontianak/

Waspada! Penelpon Gelap Tipu Warga

Pencatutan nama kepolisian masih sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Kayong Utara.

Waspada! Penelpon Gelap Tipu Warga
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Pencatutan nama kepolisian masih sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Kayong Utara.

Terlebih pernah ada beberapa korban yang terjebak dan mengtransfer sejumlah uang kepada oknum yang mengatasnamakan Kapolres.

Selain mengaku anggota kepolisian, penelpon gelap juga mengaku kerabat dekat para pejabat Kayong Utara.

Tak hanya meminta uang kepada korban, pelaku juga meminta transfer pulsa dengan nominal yang cukup besar.

(Baca: Keberadaan Perpustakaan Sebagai Wacana Cerdaskan Kehidupan Bangsa )

Bahkan belakangan ini, salah satu warga terpaksa harus gigit jari karena telah mentransfer uang miliknya ke pelaku pencatutan. 

Yang cukup mengherankan, pelaku sangat mengetahui kondisi di Kayong Utara dan dapat mengetahui nomor telpon korban.

Seperti diakui satu diantara PNS yang enggan disebut namanya, mengaku telah beberapa kali ditelpon penipu yang ingin meminjam sejumlah uang.

(Baca: Askiman Nilai Program KIAT Guru Sangat Efektif )

"Ceritanya, dia (pelaku) nyuruh ngasi tau Acuan (orang Sukadana), anaknya kena tangkap di Ketapang. Aku jak tidak kenal dengan dia. Terus dia ngirim nomor rekening, minta uang lagi. Saya blok nomornya. Tdak lama lagi nelpon dengan nomor beda," katanya, Jumat (8/9/2017).

Penelpon gelap tersebut mengaku bernamaIwan Sunardi, anggota Polisi dan sering meminta transfer uang kepada para korbannya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help