TribunPontianak/

Viral Sosial Media

Terjaring Razia saat Ikut Turnamen Dota Dunia, Berikut Percakapan Netizen dengan Sutarmidji

di warnet gamer DOTA tidak ada namanya anak kecil boleh main diatas jam 7 mlm.

Terjaring Razia saat Ikut Turnamen Dota Dunia, Berikut Percakapan Netizen dengan Sutarmidji
Twitter

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu di antara akun sosial media Twitter @rriiadii mempertanyakan kebijakan pihak Pemkot Pontianak yang merazia warnet dan tempat dilaksanakanya turnamen DOTA kepada Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang mempunyai akun @BangMidji.

Pertanyaan warganet yang tampak meluapkan kekesalannya tersebut, di-posting-nya Sabtu (2/9/2017) langsung menuju akun Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

Bahkan pada pertanyaan pada tweet tersebut pula, akun Twitter @BangMidji pun membalas dengan dua kali dan jawaban yang berbeda.

(Baca: Sopir Angkutan Umum Sambas Wakili Kalbar Ikuti Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional, Siapa Dia? )

Bang Midji

Berikut percakapan dari akun @rriiadii yang mempunyai nama Agus P dengan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

"@BangMidji pak wali... boleh nanya gak? Pak wali tau nggak turnament dunia namanya DOTA? kami lg turnament bawa nama Indonesia di Razia.

@BangMidji Besok2 mohon Pak Wali Update buat Teknologi dan Buka Google... jgn jadikan Warnet sapi perah Razia Satpol PP. Jd org baik aja di razia,hebat," tulis akun tersebut pada Sutarmidji.

Wali Kota Pontianak dua periode tersebut pun membalas pertanyaan dan pernyataan akum Twitter Agus P.

"@rriiadii jgn hanya kepentingan usaha anda aja difikirkan.Hak org lain juga hrs dihormati. Pol PP akan tetap razia dan tutup warnet yg langgar aturan," timpalnya.

Halaman
123
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help