TribunPontianak/

Jangan Biasakan Minum Teh Setelah Makan, Ternyata Tak Baik untuk Tubuh

Dilansir dari laman Timesofindia, Dr Sarah Brewer seorang dokter ahli gizi medis, memperingkatkan beberapa kebiasaaan yang mulai sehat.

Jangan Biasakan Minum Teh Setelah Makan, Ternyata Tak Baik untuk Tubuh
GRID.ID
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Di Indonesia, kita sangat terbiasa makan berat dengan minuman teh manis atau teh tawar, baik panas maupun dengan es.

Dilansir dari laman Timesofindia, Dr Sarah Brewer seorang dokter ahli gizi medis, memperingkatkan beberapa kebiasaaan yang mulai sehat.

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari oleh seseorang saat  mengonsumsi makanan atau minuman, ternyata bisa menghilangkan vitaminnya.

Seperti misalnya mengkonsumsi minuman teh.

Baca: Hanya Pakai Ampas Teh, Wajah Jadi Putih dan Mata Cantik

Baca: Perempuan Ini Tega Hidangkan Teh Campur Air Kencing ke Mertuanya Selama Setahun

Baca: Gara-gara Sering Tak Diminum Teh Buatannya, Istri Aniaya Suami dengan Pisau Dapur

Saat minum teh, senyawa dalam teh seperti tanin dan asam klorogenik bisa mengikat berbagai mineral dalam makanan dan suplemen.

Hal ini bakal mengurangi penyerapannya.

Minuman teh dan kopi bisa mengurangi penyerapan zat besi hingga 80 persen, jika diminum dalam waktu satu jam setelah makan.

Minuman ini juga mengurangi penyerapan mineral lain seperti zinc, magnesium dan kalsium.

Jadi sebaiknya hindari minum teh dan kopi setelah mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi.

Saat makan sebaiknya biasakan diri untuk minum air mineral saja. 

Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help