Cinta Terakhir Bung Karno

Soekarno Dikucilkan di Wisma Yaso (1)

Jumlah jendelanya pun cukup banyak. Di atas pintu masuk depan rumah tertulis tahun dibangunnya rumah tersebut, tahun 1938.

Soekarno Dikucilkan di Wisma Yaso (1)
Bedah Buku

Saat Heldy duduk di bangku SMP, seorang tante yang dianggap pandai meramal dan biasa disapa Mbok Nong mengatakan, "Wah anakmu ini kelak jika dewasa akan mendapatkan orang besar."


Mendapat penjelasan itu, Hj Hamiah balik bertanya. "Orang besar itu maksudnya apa?"

"Ya bertitellah seperti insinyur, dokter. Jadi tolong dijaga hati-hati ya."


Erham, kakak kandung Heldy yang paling tua menyebut, orangtua mereka cukup terpandang di daerahnya. Rumah orang tua Heldy adalah rumah panggung. Bangunannya memanjang ke samping mencapai 30 meter dan memanjang ke belakang 40 meter.


Terbuat dari kayu pilihan dengan plafon rumah setinggi empat meter dan memiliki jendela yang berukuran panjang ke bawah dengan kisi-kisi kayu, lalu berlapis kaca pada bagian luarnya.


Jumlah jendelanya pun cukup banyak. Di atas pintu masuk depan rumah tertulis tahun dibangunnya rumah tersebut, tahun 1938.


"Bapak seorang aanemer (pemborong). Kami hidup serba kecukupan. Bapak termasuk orang terpandang dan dihormati di desa kami," kenang Erham, kakak kandung Heldy yang paling tua. (Bersambung.....)


Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved