TOPIK
Viral Pontianak
-
Kejadian itu membuat pengunjung dan pemilik warung panik berhamburan untuk menyelamatkan diri.
-
Kasus itu melibatkan dua perempuan asal Kota Medan, Sumatera Utara yang diduga hendak diberangkatkan ke China untuk dijual.
-
Polisi kini telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku berinisial TS (14). TS merupakan teman Wesley.
-
Akibat kejadian tersebut, Wesley mengalami luka serius di bagian kepala hingga tengkoraknya pecah.
-
Kejadian itu terjadi di kawasan Tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak pada Senin 18 Mei 2026 malam.
-
Satlantas Polresta Pontianak mengungkap kronologi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil di depan Bengkel Otopia.
-
Sebuah mobil menabrak dua kendaraan di Kawasan Jalan Diponegoro, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 18 Mei 2026.
-
Kepala BMKG Maritim Pontianak, Raden Eko Sarjono mengatakan kondisi tersebut perlu untuk diwaspadai sejak 19 Mei hingga 22 Mei 2026.
-
Rektor Untan, Garuda Wiko menegaskan pihak kampus telah mengambil langkah tegas soal kasus itu.
-
pasien sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD dr Agoessdjam Ketapang sebelum akhirnya meninggal dunia.
-
Pelaku terungkap adalah seorang pria berinisial YM (33). Sedangkan korban berasal dari Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang.
-
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) baru saja merilis keterangan resmi terkait perkembangan virus hanta di wilayah Indonesia.
-
Seorang pria lanjut usia bernama Kiman meninggal dunia usai diduga dibacok menggunakan senjata tajam.
-
Truk yang dikemudikan Kahar itu membawa muatan pasir dari Sungai Keran, Kabupaten Mempawah, menuju Jalan Purnama I, Pontianak.
-
Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Ginting mengungkap kronologi kejadian berdarah itu.
-
HA disebut warga sengaja mengakhiri hidupnya karena diduga terlilit utang dari pinjaman online (pinjol).
-
Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, menyampaikan bahwa jumlah penduduk usia kerja terus bertambah.
-
Jasad itu terungkap berinisial SR dan masih 19 tahun. Saat jasad korban ditemukan di lokasi terdapat secarik surat.
-
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan bermula pelapor atas nama Budi Prayitno.
-
Hal itu diungkap dalam konferensi pers kasus teror Air Upas di Mapolres Ketapang pada Kamis 30 April 2026.
-
Percakapan singkat melalui pesan WhatsApp itu kini menjadi pesan terakhir sebelum sang anak gugur dalam tugas di Papua.
-
Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan bahwa semasa kepemimpinannya selalu menerapkan teori reward and punishment serta morality.
-
Dari pantauan TribunPontianak.co.id di lokasi penemuan, warga menggunakan pengait kayu rotan berduri saat menjangkau tubuh korban.
-
Pelaku mengaku melakukan aksi bejatnya itu karena rasa penasaran dan memiliki imajinasi terhadap korban.
-
Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif.
-
Penangkapan tersebut dilakukan setelah anggota Satresnarkoba Polres Ketapang menerima informasi dari masyarakat.
-
Dua pemotor mengalami tabrakan dengan mobil pikap bewarna putih. Imbas kecelakaan itu, pemotor tersebut meninggal dunia di TKP.
-
Kedua kendaraan itu sama-sama melaju dari arah Simpang Pajak menuju Bundaran Untan Pontianak.
-
Ia menjelaskan bahwa pada Selasa 21 April 2026, seorang pria mendatangi Polsek Pontianak Kota untuk melaporkan hilangnya adik kandungnya.
-
Para peserta arisan diketahui berasal dari berbagai daerah, mulai dari Ketapang, Pontianak hingga Sambas.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved