TOPIK
Korban Lato lato
-
Meskipun digemari, mainan Lato-lato turut menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran orang tua terhadap anak-anak.
-
"Jika untuk yang berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Pontianak, sejauh ini masih belum ada laporan terkait hal itu," ujarnya saat dihubungi,
-
Mengingat saat ini, permainan viral Lato-lato sudah beberapa kali menjadi penyebab negatif adanya korban, baik itu lebam-lebam, benjolan.
-
Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah, Rudiansah, mengatakan lato-lato tersebut terbilang cukup
-
Lato-lato tersebut awalnya ia jual dengan harga Rp 25.000 sudah bisa membawa 2 pcs lato-lato, namun untuk saat ini hanya Rp 10.000 saja.
-
Bukan tanpa alasan, larangan membawa mainan Lato-lato tersebut tentunya ada beberapa pertimbangan dan alasan, salah satunya dampak negatif/buruk dari
-
Lato lato yang dimainkannya pecah. Pecahan itu tertancam di matanya....
-
Namun nahas, dengan adanya permainan yang dianggap untuk sebatas permainan dan ajang hiburan tersebut juga menghadirkan dampak negatif
-
Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya Marijan mengatakan AN sedang dalam pemulihan kesehatan di rumahnya.
-
Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya Marijan mengatakan kondisi Arfa Naizar, anak usia 8 tahun kelas 3 SDN 07 Sungai Raya sedang dalam pemulihan kesehatan
-
Kejadian ini terjadi pada seorang anak laki-laki yang berusia 8 tahun, beralamat di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Ayah korban Ari Julian
-
Terkait peristiwa anak yang terkena dampak permainan lato-lato tersebut, Bupati Muda akan mengeluarkan surat edaran.
-
“Waktu itu AN lagi main lato-lato dirumah temannya, terus setelah pulang saya lihat matanya sudah merah,” katanya kepada Tribun Pontianak pada Sabtu 7
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved