Sosial Media

Viral Followers Instagram Hilang Massal, Meta Sebut Bukan Error atau Bug

Fenomena yang dijuluki warganet sebagai “The Great Purge of 2026” itu ramai dibicarakan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.
AKUN INSTAGRAM - Ilustrasi seorang pengguna instagram saat menunjukkan akunnya beberapa waktu lalu. Pengguna Instagram di berbagai belahan dunia dibuat panik setelah mendapati jumlah pengikut (followers) mereka berkurang secara drastis dalam waktu singkat. 

Grup Kpop seperti BTS dan BLACKPINK juga mengalami hal serupa. Mereka dilaporkan kehilangan sekitar 10 juta pengikut.

Tak hanya selebriti dunia dan influencer, akun milik pengguna biasa juga ikut terdampak.

Salah satu pengguna dengan akun @Nabiiluv mengaku jumlah followers miliknya tiba-tiba berkurang tanpa sebab yang jelas.

Pengguna lain dengan akun @ksjsboo juga mengeluhkan kehilangan sekitar 30 followers dalam waktu singkat.

Bahkan akun @Dadikwahyuutero menyebut jumlah followers miliknya turun hingga 300 akun, sementara jumlah akun yang diikuti juga berkurang sekitar 50 akun.

Pihak Meta Angkat Suara

Meskipun awalnya ada kekhawatiran mengenai potensi kesalahan internal, para petinggi Instagram di Meta kemudian mengungkapkan bahwa semua itu merupakan bagian dari pembersihan global yang bertujuan untuk memberantas akun bot yang menyumbat aplikasi.

"Sebagai bagian dari proses rutin kami untuk menghapus akun yang tidak aktif, beberapa akun Instagram mungkin telah melihat pembaruan pada jumlah pengikut mereka," kata seorang juru bicara.

"Pengikut aktif tetap tidak terpengaruh, dan setiap akun yang ditangguhkan yang telah dipulihkan akan ditambahkan kembali setelah verifikasi," kata mereka. 

Tak hanya selebritas, kreator konten dan influencer media sosial juga dilaporkan kehilangan sebagian besar pengikut mereka.

Jutaan akun juga dilaporkan dihapus dalam kurun waktu enam jam, dengan kreator kecil diduga kehilangan antara 2 persen hingga 5 persen followers.

Platform itu secara agresif menghapus akun yang tidak aktif dan 'non-organik'.

Termasuk akun yang terkait dengan layanan penambah pengikut pihak ketiga.

Penting untuk disebutkan bahwa pembersihan ini menandai salah satu penindakan bot terbesar dalam sejarah Instagram.

Meta selaku induk Instagram mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari proses rutin pembersihan akun tidak aktif dan akun bot di platform mereka.

“Sebagai bagian dari proses rutin kami untuk menghapus akun tidak aktif, beberapa akun Instagram mungkin melihat adanya perubahan pada jumlah pengikut mereka,” kata juru bicara Meta sebagaimana dikutip KompasTekno dari Financial Express.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved