Moto2

Mario Aji Target Bangkit di Moto2 Jerez 2026 Tebus Kesalahan di Austin

Pembalap moto2 asal Indonesia, Mario Suryo Aji ingin menebus kegagalannya di Austin tempo lalu

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Dok. Tribunnews.com
MARIO AJI - Pembalap Honda asal Indonesia Mario Aji di lintasan. Bakal beraksi di Jerez satu diantara trek yang cocok dengan karakter Mario. 

Ringkasan Berita:
  • Seri ke 4 motogp di Jerez Spanyol akan menjadi aksi balas dendam Mario Aji untuk finish dengan perolehan poin.
  • Ia tengah membidik momentum kebangkitan pada seri keempat Moto2 World Championship 2026 di Grand Prix Spanyol.
  • Balapan yang akan digelar di Circuito de Jerez pada 27–29 April 2026 menjadi titik penting bagi Mario setelah gagal finis di GP Amerika Serikat di Austin.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pembalap moto2 asal Indonesia, Mario Suryo Aji ingin menebus kegagalannya di Austin tempo lalu.

Seri ke 4 motogp di Jerez Spanyol akan menjadi aksi balas dendam Mario Aji untuk finish dengan perolehan poin.

Ia tengah membidik momentum kebangkitan pada seri keempat Moto2 World Championship 2026 di Grand Prix Spanyol.

Balapan yang akan digelar di Circuito de Jerez pada 27–29 April 2026 menjadi titik penting bagi Mario setelah gagal finis di GP Amerika Serikat di Austin.

Kegagalan Mario Aji di Austin bukan hanya soal kehilangan poin, tetapi juga menjadi alarm penting bagi pembalap yang membela Idemitsu Honda Team Asia tersebut untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Dalam balapan yang berlangsung penuh tekanan di Circuit of the Americas, Mario sebenarnya menunjukkan potensi kompetitif dengan sempat bertahan di posisi ke-15 sebelum akhirnya terjatuh menjelang akhir lomba.

Adanya jeda selama 3 pekan akan dimanfaatkan secara maksimal oleh tim untuk melakukan pembenahan teknis maupun mental.

Baca juga: Jadwal Live Streaming Lengkap MotoGP Brasil 2026 dan Update Klasemen MotoGP Moto2 Moto3

Manajer tim, Hiroshi Aoyama, menegaskan bahwa hasil di Austin belum mencerminkan kemampuan sebenarnya dari Mario.

“Secara keseluruhan, akhir pekan ini tidak berjalan sesuai harapan. Mario sempat bertarung di posisi ke-15 sebelum akhirnya terjatuh menjelang akhir balapan,” ujar Aoyama.

Mario sebenarnya cukup kompetitif untuk bersaing di papan tengah Moto2

Sebuah progres signifikan mengingat ketatnya persaingan di kelas intermediate ini.

Jaga Ritme

Untuk analisis lap time, Mario mampu menjaga konsistensi waktu putaran di kisaran kompetitif, terutama setelah restart akibat red flag. 

Hal ini menjadi bukti bahwa adaptasi terhadap motor dan setup tim mulai menunjukkan hasil.

Namun tekanan di lap-lap akhir membuatnya melakukan kesalahan krusial. 

“Baik sebelum red flag maupun setelah restart, balapan cukup baik, tapi akhirnya saya membuat kesalahan. Itu sepenuhnya tanggung jawab saya,” akunya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved