Breaking News

Berita Viral

Alasan Sony Resmi Serahkan Bisnis TV ke TCL, Bangkrutkah?

Simak alasan Sony resmi menyerahkan bisnis eletronik televisi ke produsen elektronik asal China, TCL mulai 2026 ini.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
ISTIMEWA/Dok. Sony
SONY TV - Ilustrasi. Simak alasan Sony resmi menyerahkan bisnis eletronik televisi ke produsen elektronik asal China, TCL mulai 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Perusahaan teknologi Sony mengumumkan rencana pemisahan bisnis hiburan rumah.
  • Lalu mengalihkannya ke perusahaan patungan (joint venture) baru bersama produsen elektronik asal China, TCL.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Simak alasan Sony resmi menyerahkan bisnis eletronik televisi ke produsen elektronik asal China, TCL mulai 2026 ini.

Perusahaan teknologi Sony mengumumkan rencana pemisahan bisnis hiburan rumah.

Lalu mengalihkannya ke perusahaan patungan (joint venture) baru bersama produsen elektronik asal China, TCL.

Keputusan terkait pemisahan bisnis yang mencakup bisnis televisi dan peralatan audio rumahan itu dipublikasikan perusahaan asal Jepang tersebut pada Selasa 20 Januari 2026.

Baik Sony maupun TCL telah menandatangani perjanjian yang tidak mengikat.

Baca juga: Hasil M7 Wolrd Championship 2026 Knockout Stage Bracket Playoffs, Onic Kembali ke Jalur Juara Dunia?

Di mana TCL berkuasa atas 51 persen saham unit bisnis patungan tersebut, sementara Sony memegang 49 persen.

Namun, baik Sony maupun TCL tak merinci besaran nilai kesepatakan antara kedua perusahaan.

Kesepakatan ini ditargetkan rampung pada akhir Maret 2026, sehingga perusahaan patungan baru yang akan menaungi TV serta peralatan audio merek Sony dan Bravia, bisa mulai dioperasikan pada April 2027.

Bagi TCL, kesepakatan ini akan mendorong posisinya ke lanskap TV premium, khususnya setelah perusahaan asal China ini mengembangkan teknologi TV dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara bagi Sony, keputusan itu akan menandai berakhirnya era Sony sebagai produsen TV mandiri.

Namun, kesepakatan itu juga membuka peluang TV Bravia dengan harga lebih terjangkau dengan teknologi pemrosesan gambar Sony yang dikombinasikan dengan teknologi TCL.

Entitas baru nanti akan mempertahankan merek Sony dan Bravia untuk produk masa depan.

Perusahaan patungan baru ini juga akan menangani operasi bisnis global, mulai dari pengembangan dan desain produk, manufaktur, penjualan, hingga logistik TV dan peralatan audio rumahan.

Dalam pernyataan resmi, pihak Sony juga menegaskan bahwa kemitraan ini akan memanfaatkan teknologi gambar dan audio Sony, brand value, manajemen rantai pasokan hingga keahlian operasional lainnya.

Semua dukungan Sony itu akan dipadukan dengan teknologi layar, serta kekuatan manajemen operasional TCL secara global.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved