Profil Syelomitha Wongkar: Permata Baru Voli Putri Indonesia

satu lagi bintang muda yang diprediksi akan menjadi tumpuan masa depan skuad Merah Putih: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar.

Tayang:
Editor: Try Juliansyah
Istimewa
Syelomitha Wongkar memperkuat Rajawali O2C di Livoli Divisi Utama 2024 Putaran II yang akan mulai bertanding pada 29 Oktober hingga 3 November 2024. 

Ringkasan Berita:
  • Panggung bola voli putri Indonesia tampaknya tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat.
  • Setelah dunia voli tanah air diguncang oleh fenomena Megawati Hangestri, kini lahir satu lagi bintang muda yang diprediksi akan menjadi tumpuan masa depan skuad Merah Putih: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, – Panggung bola voli putri Indonesia tampaknya tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat.

Setelah dunia voli tanah air diguncang oleh fenomena Megawati Hangestri, kini lahir satu lagi bintang muda yang diprediksi akan menjadi tumpuan masa depan skuad Merah Putih: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar.

Di usianya yang masih sangat muda, atlet kelahiran Bandung, 11 April 2008 ini telah mencuri perhatian pencinta voli nasional lewat performanya yang eksplosif, berani, dan matang melampaui usianya.

Profil Singkat

Nama Lengkap: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar

Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 11 April 2008

Tinggi Badan: 178–180 cm

Posisi: Outside Hitter / Opposite Spiker

Klub Saat Ini (2026): Jakarta Livin Mandiri (Proliga)

Skill : Smong Smash (Smash cepat dengan presisi tinggi)

Baca juga: Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar Mundur dari Timnas Voli Indonesia, PBVSI Siapkan Regenerasi Baru

Lompatan Karier yang Instan dan Impresif

Perjalanan Syelomitha di level profesional bergerak secepat kilat. Ia memulai langkah awalnya bersama BIN O2C pada ajang Livoli Divisi Utama 2023, sebelum akhirnya dilirik oleh tim bertabur bintang Jakarta BIN di tahun yang sama.

Namun, namanya benar-benar meroket dan menjadi buah bibir saat ia mengenakan seragam Bandung BJB Tandamata di Proliga musim 2024–2025.

Bermain di bawah tekanan kompetisi kasta tertinggi tidak membuat nyalinya ciut.

Sebaliknya, performa impresifnya di Proliga membawa Syelomitha menembus skuad Indonesia U-21 untuk ajang bergengsi FIVB Women's U21 World Championship di Surabaya, di mana ia sukses membukukan total 58 poin penting bagi Garuda Muda.

Ketajamannya kian terasah saat ia membawa Rajawali O2C Ciparay menjuarai putaran reguler Livoli Divisi Utama 2025.

Di sinilah istilah "Smong Smash" lahir—sebuah julukan dari para penggemar untuk pukulan kerasnya yang menukik tajam, cepat, dan sulit dibendung pertahanan lawan.

Debut Senior di Usia 17 Tahun

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved