Profil Syelomitha Wongkar: Permata Baru Voli Putri Indonesia
satu lagi bintang muda yang diprediksi akan menjadi tumpuan masa depan skuad Merah Putih: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar.
Ringkasan Berita:
- Panggung bola voli putri Indonesia tampaknya tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat.
- Setelah dunia voli tanah air diguncang oleh fenomena Megawati Hangestri, kini lahir satu lagi bintang muda yang diprediksi akan menjadi tumpuan masa depan skuad Merah Putih: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, – Panggung bola voli putri Indonesia tampaknya tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat.
Setelah dunia voli tanah air diguncang oleh fenomena Megawati Hangestri, kini lahir satu lagi bintang muda yang diprediksi akan menjadi tumpuan masa depan skuad Merah Putih: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar.
Di usianya yang masih sangat muda, atlet kelahiran Bandung, 11 April 2008 ini telah mencuri perhatian pencinta voli nasional lewat performanya yang eksplosif, berani, dan matang melampaui usianya.
Profil Singkat
Nama Lengkap: Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar
Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 11 April 2008
Tinggi Badan: 178–180 cm
Posisi: Outside Hitter / Opposite Spiker
Klub Saat Ini (2026): Jakarta Livin Mandiri (Proliga)
Skill : Smong Smash (Smash cepat dengan presisi tinggi)
Baca juga: Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar Mundur dari Timnas Voli Indonesia, PBVSI Siapkan Regenerasi Baru
Lompatan Karier yang Instan dan Impresif
Perjalanan Syelomitha di level profesional bergerak secepat kilat. Ia memulai langkah awalnya bersama BIN O2C pada ajang Livoli Divisi Utama 2023, sebelum akhirnya dilirik oleh tim bertabur bintang Jakarta BIN di tahun yang sama.
Namun, namanya benar-benar meroket dan menjadi buah bibir saat ia mengenakan seragam Bandung BJB Tandamata di Proliga musim 2024–2025.
Bermain di bawah tekanan kompetisi kasta tertinggi tidak membuat nyalinya ciut.
Sebaliknya, performa impresifnya di Proliga membawa Syelomitha menembus skuad Indonesia U-21 untuk ajang bergengsi FIVB Women's U21 World Championship di Surabaya, di mana ia sukses membukukan total 58 poin penting bagi Garuda Muda.
Ketajamannya kian terasah saat ia membawa Rajawali O2C Ciparay menjuarai putaran reguler Livoli Divisi Utama 2025.
Di sinilah istilah "Smong Smash" lahir—sebuah julukan dari para penggemar untuk pukulan kerasnya yang menukik tajam, cepat, dan sulit dibendung pertahanan lawan.
Debut Senior di Usia 17 Tahun
| Bobon Santoso Masak Rendang 1 Ton di Kubu Raya, Warga Antusias Berdatangan |
|
|---|
| Nilai TKA SD dan SMP Rendah, Pengamat Pendidikan Soroti Krisis Sistemik |
|
|---|
| Resep Sate Gebug Khas Malang, Olahan Daging Kurban Empuk dan Gurih |
|
|---|
| 5 Senjata Tradisional Kalimantan Barat dan Filosofi di Baliknya |
|
|---|
| Personel Polsek Mempawah Hulu Olahraga Pagi dan Latihan Bela Diri Polri Menjaga Kebugaran Fisik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Syelomitha-Wongkar-memperkuat-Rajawali-O2C-di-Livoli-Divisi-Utama-2024.jpg)