Puteri Indonesia

Final Dramatis, Agnes Aditya Rahajeng Sabet Gelar Puteri Indonesia 2026

Malam itu menjadi momen tak terlupakan bagi Agnes Aditya Rahajeng, yang resmi dinobatkan sebagai pemenang Puteri Indonesia 2026.

|
Editor: Dhita Mutiasari
INSTAGRAM @agnesrahajeng
PUTERI INDONESIA 2026 - Tangkapan layar momen Agnes Aditya Rahajeng saat dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026, pada malam puncak ajang pemilihan Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, sejak Jumat (24/4/2026) malam hingga Sabtu (25/4/2026) dini hari. 
Ringkasan Berita:
  • Ajang Puteri Indonesia 2026 resmi dimenangkan oleh Agnes Aditya Rahajeng asal Banten dalam malam grand final yang digelar di Jakarta International Convention Center, Jumat (24/4/2026) hingga Sabtu dini hari.
  • Agnes terpilih setelah melalui serangkaian seleksi ketat dan menggantikan Firsta Yufi Amarta Putri. 
  • Ajang ini diikuti 45 finalis 38 provinsi dengan latar belakang pendidikan dan profesi beragam.
  • Ditetapkan pemenang kategori lain seperti Puteri Indonesia Lingkungan, Pariwisata,Pendidikan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Sorotan panggung megah dan tepuk tangan meriah mengiringi langkah seorang perempuan muda asal Banten saat namanya diumumkan sebagai yang terbaik.

Malam itu menjadi momen tak terlupakan bagi Agnes Aditya Rahajeng, yang resmi dinobatkan sebagai pemenang Puteri Indonesia 2026.

Mahkota kemenangan disematkan dalam malam grand final yang digelar di Jakarta International Convention Center,  sejak Jumat 24 April 2026 hingga Sabtu 25 April 2026 dini hari.

Agnes berhasil unggul setelah melalui berbagai tahapan seleksi ketat, termasuk sesi tanya jawab di babak akhir yang menjadi penentu.

Ia menggantikan Firsta Yufi Amarta Putri, sekaligus melanjutkan estafet prestasi di ajang kecantikan bergengsi Tanah Air tersebut.

Ajang tahun ini diikuti oleh 45 finalis dari 38 provinsi di Indonesia. Para peserta tidak hanya tampil memukau secara penampilan, tetapi juga membawa latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam, mulai dari akademisi, tenaga kesehatan, hingga aktivis sosial.

Profil Biodata Salsabila Amiradana, Talenta Muda Tunggal Putri dengan Prestasi Gemilang

Selain pemenang utama, panitia juga menetapkan pemenang untuk sejumlah kategori lain, seperti Puteri Indonesia Lingkungan, Pariwisata, dan Pendidikan, yang turut mewarnai kompetisi.

Puteri Indonesia Lingkungan 2025, Melliza Xaviera; Puteri Indonesia Pariwisata 2025, Salma Ranggita; dan Puteri Indonesia Pendidikan 2025, Rinanda Maharani masing-masing juga memahkotai Victoria Veronica Kosasieputri dari Bali; Karina Moudy Widodo dari DKI Jakarta 3; dan Gisela Alma Thesalonica dari DKI Jakarta 2 sebagai penerusnya.

Acara ini dihadiri oleh para pemenang kontes internasional yang lisensinya dimiliki oleh organisasi.

Tamu yang hadir meliputi pemenang Miss International 2025, Catalina Duque dari Kolombia; Miss Supranational 2025, Eduarda Braum dari Brasil; Miss Cosmo 2025, Yolina Lindquist dari Amerika Serikat; dan Miss Charm 2025, Anna Blanco dari Venezuela.

45 Finalis Terbaik Bersaing

Sebelumnya Ajang kecantikan bergengsi Tanah Air, Puteri Indonesia 2026 menghadirkan 45 finalis terbaik dari berbagai daerah.

Para peserta tidak hanya tampil dengan pesona, tetapi juga membawa latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardhani mengungkapkan, kualitas peserta tahun ini semakin mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Para finalis ini jumlahnya ada 45 dan berasal dari berbagai provinsi di Indonesia yang mewakili 38 provinsi. Tahun ini saya juga melihat kualitas pesertanya semakin meningkat,” jelasnya dalam Press Conference Pemilihan Puteri Indonesia 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu 18 April 2026.

Finalis dengan latar belakang pendidikan beragam

Tidak hanya unggul secara penampilan, para finalis juga memiliki rekam jejak akademik yang mengesankan.

Beberapa di antaranya bahkan telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang magister di kampus ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

“Ada belasan finalis yang sudah lulus S2 dari universitas-universitas ternama di Indonesia maupun di mancanegara, seperti UI, ITB, Universitas Airlangga, Columbia University, dan Royal College of Art London,” ungkap Putri.

Keragaman latar belakang pendidikan ini menjadi nilai tambah tersendiri. Para finalis datang dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari kesehatan, bisnis, hingga seni dan teknologi.

“Karena berasal dari disiplin ilmu yang berbeda-beda, harapannya ketika nanti terjun ke masyarakat, mereka bisa berdaya pada lini-lini yang berbeda,” lanjutnya.

Tema besar: perempuan, inovasi, dan keberlanjutan

Tahun ini, Yayasan Puteri Indonesia mengusung tema “Dari Indonesia untuk Dunia: Kontribusi Perempuan dalam Inovasi dan Teknologi yang Berdampak untuk Keberlanjutan Alam serta Perdamaian Global.”

Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk melahirkan sosok perempuan yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki pemikiran kritis, kepemimpinan kuat, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 45 finalis mewakili berbagai profesi, mulai dari dokter, influencer, model, pengusaha, hingga aktivis sosial dan lingkungan.

Mereka akan bersaing memperebutkan enam mahkota Borobudur, termasuk Puteri Indonesia, Puteri Indonesia Lingkungan, Pariwisata, Pendidikan, Kebudayaan, serta Inovasi dan Teknologi.
Pembekalan intensif dan karantina

Sebelum memasuki malam puncak, para finalis telah menjalani rangkaian kegiatan pra-karantina sejak 8 hingga 17 April 2026.

Mereka mendapatkan pembekalan dari berbagai lembaga, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Selain itu, peserta juga mengikuti kelas pendidikan dari sejumlah universitas, psikotest, pelatihan koreografi, serta kegiatan pemberdayaan perempuan.

Memasuki masa karantina pada 18–24 April 2026, para finalis akan menjalani berbagai agenda, mulai dari pelatihan public speaking, talent show, hingga peragaan busana nasional.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mereka secara menyeluruh sebelum tampil di malam grand final

Salah satu terobosan baru tahun ini adalah kerja sama Yayasan Puteri Indonesia dengan LPDP untuk mendukung pengembangan pendidikan para finalis.

“Baru di tahun ini Yayasan Putri Indonesia bekerjasama dengan LPDP untuk menjaring anak-anak yang berbakat dari finalis Putri Indonesia dikirimkan untuk belajar di luar negeri,” kata Putri.

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya mencerdaskan generasi muda Indonesia.

“Hal ini sejalan dengan program mencerdaskan bangsa yang Yayasan Putri Indonesia gaungkan untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang diharapkan bisa memanfaatkan bonus demografi yang kita miliki,” ujarnya.

Selain itu, berbagai beasiswa juga disiapkan bagi para pemenang dan finalis, mulai dari jenjang S1 hingga S3 di sejumlah perguruan tinggi ternama.

Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ajang Puteri Indonesia 2026 Dimulai, 45 Finalis Siap Berkompetisi,"

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved