Kabar Artis
Aurelie Moeremans Ungkap Luka Lama Jadi Korban Child Grooming, Apa Artinya?
Dalam sebuah pengakuan emosional, Aurelie mengungkap trauma masa lalu ketika dirinya menjadi korban child grooming sejak usia remaja
Ringkasan Berita:
- Dalam sebuah pengakuan emosional, Aurelie mengungkap trauma masa lalu ketika dirinya menjadi korban child grooming sejak usia remaja.
- Dalam narasi bukunya, Aurelie menyamarkan identitas pelaku dengan nama Bobby, seorang pria yang pertama kali ia temui ketika dirinya masih berusia 15 tahun, sementara sang pria kala itu berumur sekitar 29 hingga 30 tahun.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Aktris Aurelie Moeremans akhirnya membuka kembali lembaran kelam dalam hidupnya yang selama ini tersimpan rapat.
Dalam sebuah pengakuan emosional, Aurelie mengungkap trauma masa lalu ketika dirinya menjadi korban child grooming sejak usia remaja.
Child Grooming adalah proses manipulasi yang disengaja dan bertahap yang dilakukan oleh orang dewasa (atau pihak yang lebih berkuasa) untuk mendekati, membangun kepercayaan, dan mengendalikan anak atau remaja, dengan tujuan eksploitasi, terutama eksploitasi seksual, emosional, atau psikologis.
Child grooming bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui rangkaian langkah yang sering kali tampak “normal” di awal, sehingga korban tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi.
Apa Itu Child Grooming?
Secara sederhana, child grooming adalah upaya sistematis untuk membuat anak merasa aman, tergantung, dan terikat secara emosional, sebelum akhirnya pelaku melakukan penyalahgunaan kekuasaan.
Pelaku biasanya:
Lebih tua
Lebih berpengalaman
Memiliki posisi dominan (emosional, ekonomi, atau sosial)
Korban sering kali merasa dipilih, dipahami, atau disayangi, padahal sebenarnya sedang diarahkan menuju situasi berbahaya.
• Inara Rusli Klarifikasi Soal Poligami dan Pernikahan Kedua dengan Insanul Fahmi
Pengalaman Pahit
Pengalaman pahit itu tidak hanya ia ceritakan secara terbuka, tetapi juga dituangkannya ke dalam sebuah buku memoar berjudul Broken String, yang menjadi ruang refleksi sekaligus penyembuhan bagi dirinya.
Buku memoar tersebut disusun dalam 24 bab, yang masing-masing merepresentasikan tahapan penting dalam perjalanan hidup Aurelie saat terjebak dalam relasi manipulatif dan penuh kekerasan.
Dalam narasi bukunya, Aurelie menyamarkan identitas pelaku dengan nama Bobby, seorang pria yang pertama kali ia temui ketika dirinya masih berusia 15 tahun, sementara sang pria kala itu berumur sekitar 29 hingga 30 tahun.
Seiring berjalannya waktu, hubungan tersebut berkembang ke arah yang semakin mengkhawatirkan.
Aurelie mengungkap bahwa pada puncaknya, ia pernah dipaksa menandatangani dokumen pernikahan dan menerima ancaman serius ketika usianya menginjak 18 tahun.
Aurelie Moeremans
Broken String Aurelie Moeremans
child grooming
kisah trauma
kekerasan dalam pernikahan
berita artis terbaru 2026
Meaningful
| Keinginan Maia Estianty untuk Pernikahan Dul Jaelani dan Tissa Biani Selanjutnya |
|
|---|
| Ridho Illahi Diam-Diam Menikah dengan Anindya Caroline, Alasan dan Kisah di Baliknya |
|
|---|
| Terancam Hukuman 2 Tahun 8 Bulan, Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan Kasus Penganiayaan ART |
|
|---|
| Ahmad Dhani Ngamuk Usai Akun Instagram Hilang, Diduga Diretas dan Report Massal |
|
|---|
| Rumah Anisa Rahma Terbakar , Ribuan Al-Qur’an Selamat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Aurelie-Moeremans-berharap-pengalamannya-dapat-menjadi-pengingat-sekaligus.jpg)