Ramadhan 2026
Fenomena Waktu Berbuka Puasa Makin Cepat Jelang Idul Fitri, Ternyata Ini Penyebabnya
Waktu puasa di Indonesia selama Ramadhan 2026 terasa semakin cepat menjelang Idul Fitri.
Ringkasan Berita:
- Selama Ramadan, waktu imsak dan berbuka puasa di Indonesia sering mengalami pergeseran beberapa menit. Pada Ramadan 1447 H (2026), waktu berbuka puasa secara bertahap menjadi lebih cepat menjelang Idul Fitri.
- Perubahan ini terjadi karena kemiringan sumbu Bumi sekitar 23,5 derajat yang menyebabkan panjang siang dan malam berubah sepanjang tahun.
- Pada Maret 2026, posisi Matahari secara semu bergerak dari belahan selatan menuju garis khatulistiwa menjelang peristiwa ekuinoks Maret 20–21 Maret.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Setiap Ramadan, jadwal imsak dan berbuka puasa terasa terus bergeser.
Perubahan satu atau dua menit itu kerap memunculkan pertanyaan mengapa jam imsak dan berbuka puasa selalu berubah?
Waktu puasa di Indonesia selama Ramadhan 2026 terasa semakin cepat menjelang Idul Fitri.
Perubahan ini terlihat dari pergeseran waktu imsak dan maghrib yang terjadi secara bertahap sepanjang bulan puasa.
Berdasarkan jadwal imsakiyah wilayah Jakarta, waktu berbuka puasa memang mengalami percepatan beberapa menit dari awal hingga akhir Ramadhan 1447 Hijriah.
Sebagai contoh, pada 1 Ramadhan 1447 H atau Kamis 19 Maret 2026, waktu imsak di Jakarta tercatat pukul 04.31 WIB, sedangkan waktu berbuka puasa pada pukul 18.18 WIB.
Kemudian di pertengahan Ramadhan, tepatnya pada 15 Ramadhan 1447 H atau Kamis 5 Maret 2026, waktu imsak menjadi pukul 04.33 WIB dan waktu berbuka puasa pukul 18.13 WIB.
Sementara menjelang akhir bulan, pada 29 Ramadhan atau Kamis 19 Maret 2026, waktu imsak berada di pukul 04.32 WIB dan waktu berbuka puasa menjadi pukul 18.07 WIB.
• Libur Lebaran 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Cuti Bersama dan Libur Sekolah Lengkap
Dari data tersebut terlihat bahwa waktu maghrib atau berbuka puasa maju sekitar 11 menit dari awal hingga akhir Ramadhan.
Kenapa Puasa Semakin Cepat?
Bumi tidak berdiri tegak ketika berputar mengelilingi Matahari. Planet ini memiliki kemiringan sumbu sekitar 23,5 derajat terhadap bidang orbitnya.
Kemiringan inilah yang menyebabkan panjang siang dan malam di berbagai wilayah Bumi berubah sepanjang tahun.
Akibat kemiringan tersebut, ada periode ketika belahan Bumi utara lebih condong ke Matahari dan periode lain ketika belahan Bumi selatan yang lebih condong ke Matahari.
Pada Maret 2026, posisi Matahari secara semu sedang bergerak dari belahan selatan menuju garis khatulistiwa.
Sumbu kemiringan bumi saat berevolusi terhadap matahari(phys.libretexts.org)
Peristiwa ini akan mencapai titik penting yang disebut ekuinoks Maret sekitar tanggal 20–21 Maret.
Ramadan 2026
jadwal imsakiyah
waktu berbuka puasa
Ekuinoks Maret
Idul Fitri 2026
BMKG
sidang isbat
awal syawal 1447 H
fenomena astronomi
Ramadan 1447H
Ramadhan
| Tabligh Akbar Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Sekda Ajak Warga Perkuat Persatuan |
|
|---|
| Merakyat di Bulan Ramadan, Bupati Ketapang Alexander Wilyo Duduk Melingkar Bersama Warga |
|
|---|
| IWO Landak dan HPI POU Bagi Sembako ke Kaum Dhuafa di Masjid Ismahayana |
|
|---|
| Waspada! 10 Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengurangi Pahala Puasa Ramadhan |
|
|---|
| Lengkap! Niat Zakat Fitrah Sekeluarga Langsung atau Untuk Diri Sendiri hingga Anak Sesuai Pilihan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/IKTIKAF-DI-BULAN-RAMADHAN-1103.jpg)