Ramadhan 2026

Doa Ramadhan 2026, Waktu Mustajab untuk Memanjatkan Hajat, Ini Tata Cara dan Bacaannya

Puasa Ramadhan masih berlangsung sepekan lagi, masih ada kesempatan bagi yang ingin melaksanakan ibadah dan memanjatkan doa

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
GRAFIS TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENRO
DOA - Doa buka Ramadhan 10 malam terakhir menantikan malam lailatul qadar. Waktu dan doa mustajab di saat buka ramadhan. 

Momen ini bisa menjadi salah satu waktu terbaik untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat, ampunan dosa, kesehatan, rezeki halal, serta keselamatan keluarga.

Untuk itu, doa tetap dapat dipanjatkan kapan saja dan di mana saja.

Islam tidak membatasi doa hanya pada satu waktu saja. 

Namun, pada waktu-waktu tertentu inilah seperti ketika berbuka puasa, saat sahur, sepertiga malam terakhir, dan waktu antara azan dan iqamah disebut lebih mustajab dalam banyak riwayat.

Doa Buka Puasa

Doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika berbuka puasa berasal dari riwayat yang diriwayatkan melalui sahabat Abu Dawud.

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa Allah

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.”

Doa ini menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat berbuka puasa dan sekaligus memohon agar pahala puasanya diterima.

Setelah membaca doa tersebut, seorang Muslim bisa melanjutkan dengan doa pribadi sesuai hajat masing-masing, karena pada saat itu adalah waktu yang mustajab untuk memohon kepada Allah.

Berdoa saat berbuka puasa bukan sekadar mengucapkan kata-kata, tetapi sebuah bentuk pengakuan bahwa segala kebaikan berasal dari Allah.

Ketika seseorang berbuka dengan doa, ini menjadi ungkapan syukur atas nikmat hidup yang diberikan, serta harapan agar puasa yang dijalankan diterima dan diberkahi.

Berbuka puasa juga menjadi kesempatan untuk menjernihkan hati serta memperbaiki hubungan dengan Allah.

Saat doa dipanjatkan dengan penuh keyakinan dan ketulusan, seseorang justru mendekatkan dirinya kepada Sang Pencipta dan menguatkan rasa spiritualnya di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved