Ragam Contoh

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadan, Lengkap Bacaan Doa Sebelum Tadarus

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki kedudukan istimewa di hati kaum Muslimin adalah tadarus Al-Qur’an.

Instagram
KHUSNUL KHATIMAH- Salah satu metode yang paling terkenal adalah khatam dalam tujuh hari menggunakan rumus “Fami bi-syauqin”, yang dimulai dari hari Jumat dengan membaca Surah Al-Fatihah hingga An-Nisa, dan seterusnya hingga khatam di hari Kamis atau malam Jumat. 

Ringkasan Berita:
  • Membaca kitab suci di bulan Ramadan bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan wujud nyata kecintaan seorang hamba terhadap firman Allah SWT. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, bahkan dilipatgandakan pada bulan yang mulia ini.
  • Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memulai dan mengakhiri bacaan Al-Qur’an dengan doa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Memasuki bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memperbanyak amal ibadah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Suasana spiritual yang terasa begitu kuat menjadikan bulan ini sebagai momentum terbaik untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi setiap amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas di bulan penuh berkah ini.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki kedudukan istimewa di hati kaum Muslimin adalah tadarus Al-Qur’an. 

Membaca kitab suci di bulan Ramadan bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan wujud nyata kecintaan seorang hamba terhadap firman Allah SWT. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, bahkan dilipatgandakan pada bulan yang mulia ini.

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memulai dan mengakhiri bacaan Al-Qur’an dengan doa. 

Hal ini merupakan bagian dari adab dalam berinteraksi dengan kalam Allah, sekaligus permohonan agar ilmu yang dipelajari membawa keberkahan dan manfaat, baik secara lahir maupun batin.

Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 2026 Lampung Ibu Kota Bandar Lampung, Hari Ke 10 Imsak Selisih 1 Menit

Apa Itu Tadarus?

Secara bahasa, tadarus berasal dari kata Arab darasa yang berarti mempelajari, menelaah, mengkaji, serta mengambil pelajaran dari sesuatu. 

Dalam kaidah nahwu, kata tadarus mengikuti pola tafa’ul, yang menunjukkan adanya aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama oleh dua orang atau lebih.

Dengan demikian, tadarus Al-Qur’an bukan hanya membaca secara individu, tetapi juga dapat dilakukan secara kolektif. 

Dalam praktiknya, kegiatan ini melibatkan proses saling menyimak, memperbaiki bacaan, serta mendiskusikan makna ayat-ayat Al-Qur’an. Kegiatan ini sering dilakukan di masjid, musala, sekolah, maupun di rumah bersama keluarga.

Tadarus di Masa Rasulullah SAW

Pada masa Rasulullah SAW, tradisi tadarus telah menjadi bagian penting dari kehidupan umat Islam. 

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa setiap bulan Ramadan, Nabi Muhammad SAW bertadarus bersama Malaikat Jibril untuk mengulang wahyu yang telah diturunkan.

Praktik tadarus kala itu dilakukan dalam berbagai bentuk. Ada yang membaca hingga khatam dalam satu bulan, ada yang fokus menghafal ayat-ayat tertentu, dan ada pula yang mendalami makna serta kandungan setiap ayat untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini menunjukkan bahwa tadarus bukan hanya tentang kuantitas bacaan, tetapi juga kualitas pemahaman dan penghayatan terhadap isi Al-Qur’an.

Keutamaan Tadarus di Bulan Ramadan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved