Ragam Contoh

5 Amalan Utama di Bulan Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat, Jangan Sampai Terlewat

Tidak heran jika banyak umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRI PANDITO WIBOWO
PUASA- Pada bulan yang penuh keberkahan ini, setiap amal ibadah yang dilakukan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.  

Amalan berikutnya adalah memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama. Berbuat kebaikan melalui harta di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar karena pahalanya dilipatgandakan.

Dalam berbagai kesempatan, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa sedekah tidak harus dalam jumlah besar. Bahkan pemberian sederhana pun tetap memiliki nilai pahala yang tinggi.

“Nabi senantiasa memberikan pesan, sekalipun cuma satu kurma atau minuman walaupun hanya seteguk,” ujar Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Amalan berbagi ini juga menjadi cara untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan bantuan.

(Amalan lainnya biasanya mencakup membaca Al-Qur’an dan memperbanyak doa serta istigfar, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan yang diyakini berpotensi menjadi malam Lailatul Qadar.)

Dengan memaksimalkan berbagai amalan tersebut, diharapkan umat Islam dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.

4. Berinteraksi dengan Al-Qur'an

Ramadan adalah bulannya Al-Qur'an. Menurut UAH, seseorang yang tidak menyentuh Al-Qur'an di bulan ini seakan-akan tak mendapati Ramadan secara sempurna.

Sebagai contoh, Nabi Muhammad SAW minimal khatam Al-Qur'an satu kali selama Ramadan. Bahkan, Imam Syafi'i bisa khatam hingga 60 kali dalam sebulan.

5. Perbanyak Doa (Terutama Menjelang Berbuka)

Banyak dari kita yang saat azan Magrib tiba malah kalap fokus ke makanan. Padahal, detik-detik menjelang berbuka adalah waktu yang paling mustajab untuk berdoa.

Adapun doa "Allahumma laka sumtu" atau "Dzahabadh zhoma'u" merupakan cuma doa pengantar. Setelah membatalkan puasa dengan minum atau kurma, berhentilah sejenak.

"Kalau sudah buka, batalkan sejenak, langsung doa. Minta apa saja. Minta lunas utang, minta. Lihat saja nanti hasilnya. Tapi puasanya mesti benar," tandas UAH.(*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved