Kisah Emi Penjual Bunga Tabur depan TPU, Rela Bertahan Hingga 20 Tahun

Emi masih harus menghadapi kewajiban membayar cicilan rumah dan kendaraan setiap bulan. 

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila/Ayu Nadila
PEDAGANG- Emi saat diwawancarai tribunpontianak.co, id, di Jalan Putri Dara Nante, tepat di depan TPU Sungai Bangkong, Pontianak Kota, Rabu 17 Juni 2026. 

Untuk menghemat pengeluaran, keluarga mereka membeli beras dalam jumlah bulanan, sementara minyak goreng hanya dibeli ketika persediaan benar-benar habis. Berbagai kebutuhan lain juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan keluarga.

Di tengah upaya berhemat tersebut, Emi masih harus menghadapi kewajiban membayar cicilan rumah dan kendaraan setiap bulan. 

Penghasilannya dari berjualan kemudian digabungkan dengan pendapatan suami yang bekerja sebagai wiraswasta untuk memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.

Selain kebutuhan rumah tangga dan cicilan, biaya pendidikan anak juga menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan. Ia mengungkapkan masih harus menyediakan dana untuk membeli buku Lembar Kerja Siswa (LKS) dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya.

‎Aksi Damai Ratusan Buruh PT KAL Berakhir dengan Kesepakatan Mediasi pada 22 Juni

Menurut Emi, kebutuhan pendidikan anak tetap harus dipenuhi karena menjadi bagian penting dalam menunjang proses belajar mereka.

Kesulitan ekonomi semakin terasa ketika cuaca tidak bersahabat. Saat hujan turun, aktivitas berjualan terpaksa dihentikan dan otomatis tidak ada pemasukan yang diperoleh pada hari itu.

"Kalau hujan, biasanya tidak bisa jualan. Artinya hari itu juga tidak ada penghasilan," katanya.

Untuk bertahan menghadapi kondisi tersebut, Emi dan keluarganya memilih menunda berbagai pengeluaran yang dianggap tidak mendesak. Aktivitas rekreasi maupun perjalanan untuk bersenang-senang sementara dihentikan demi menjaga kestabilan keuangan keluarga.

Ia mengaku kini lebih fokus pada kebutuhan pokok dan pengeluaran yang benar-benar penting. Penghematan menjadi langkah yang harus dilakukan agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi di tengah harga barang yang terus meningkat.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Emi tetap menyimpan harapan sederhana. Ia berharap harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil sehingga masyarakat kecil seperti dirinya tidak semakin terbebani oleh tingginya biaya hidup.

Baginya, stabilnya harga sembako akan sangat membantu keluarga-keluarga berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjalani kehidupan dengan lebih tenang. (*)

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved