Kunci Jawaban

Latihan Lengkap TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester 2 Tahun 2026

Inilah soal dan jawaban latihan TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester 2 Tahun 2026 dilansir dari sejumlah sumber

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
SOAL KURIKULUM MERDEKA - Template kunci jawaban untuk soal Kurikulum Merdeka yang dibuat Senin (13/4/2026). Berikut soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka. 

Ringkasan Berita:
  • Artikel ini berisi kumpulan soal latihan Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 6 SD Semester 2 tahun 2026 sebagai persiapan menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).
  • Latihan soal menjadi salah satu cara efektif untuk memahami materi, mengenali pola soal, serta mengukur kesiapan siswa sebelum ujian.
  • Selain soal, artikel ini juga dilengkapi dengan kunci jawaban sehingga dapat digunakan siswa untuk belajar mandiri di rumah maupun sebagai bahan evaluasi pemahaman.
 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -   Simak kumpulan soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester 2 tahun 2026.

Sesuai jadwal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), TKA SD 2026 dilaksanakan pada 20-30 April 2026.

Selain dengan mengulas materi-materi yang pernah dipelajari, persiapan TKA dapat dilakukan dengan berlatih mengerjakan contoh soal yang dulunya disebut Ujian Nasional (UN).'

Soal-soal ini dapat digunakan sebagai bahan latihan sebelum menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Soal yang dilengkapi dengan jawaban bisa dimanfaatkan untuk bahan belajar dirumah maupun untuk uji pemahaman siswa.

Inilah soal dan jawaban latihan TKA Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Semester 2 Tahun 2026 dilansir dari sejumlah sumber:

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD untuk TKA 2026, Lengkap dengan Pembahasan

Cerita untuk soal nomor 1 - 3

Ibu Kelinci tinggal bersama anaknya di dalam hutan. Mereka tinggal berdekatan dengan keluarga ayam. Suatu hari, Ibu Kelinci ingin pergi ke suatu lembah. Ia berpesan agar anaknya tidak membuka pintu rumah, kecuali untuknya. Agar anaknya tidak salah mengenali, Ibu Kelinci mengajarkan sebuah lagu. Jika lagu itu dinyanyikan di depan pintu, maka Ibu Kelinci yang datang. Namun, tanpa mereka ketahui, ternyata Musang ikut mendengarkan lagu tersebut.

Ibu Kelinci akhirnya pergi. Musang segera datang ke depan pintu. Ia menyanyikan lagu yang didengarnya tadi. Mendengar lagu itu, anak kelinci menjadi ragu. Bukankah ibunya baru saja pergi? Kok ibunya sudah kembali? Suara yang didengarnya juga tidak seperti suara ibunya. Haruskah ia membuka pintu?

Namun anak kelinci tidak segera membuka pintu. Ia mengintip lewat celah di bawah pintu. Ia melihat sepasang kaki milik musang. Anak kelinci berteriak sehingga Pak Ayam dan keluarganya bedatangan. Musang ketakutan dan segera pergi menuju goa.

1. Tokoh utama cerita tersebut adalah ….
A. Ibu kelinci
B. Anak kelinci
C. Musang
D. Pak ayam

2. Latar tempat cerita tersebut adalah ….
A. dalam hutan
B. dalam goa
C. depan rumah
D. suatu lembah

3. Watak anak kelinci pada cerita tersebut adalah ….
A. peduli
B. cerdik
C. ragu
D. takut

Cerita untuk soal nomor 4  - 10

Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam keseharian. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik elang. Sambil menyerahkan cincin, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”
Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia menari mengikuti alunan musik bersama teman-temannya. Semaraknya suasna membuat Induk Ayam lupa pada anak serta cincin di cakarnya. Karena lelah, ia terlelap tidur. Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam menengok kakinya. “Hah, celaka aku!” Dengan panik, dikoreknya setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat murka. Ia mengancam akan mengambil anak-anak ayam. Sampai kini, induk ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari buruan elang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved