Asmo Kalbar dan SDIT Al Karima Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Ada pengkategorian terhadap jenisjenis sampah yang tentunya memiliki cara penanganan yang berbeda baik dalam...

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
HONDA
BERKOLABORASI - Astra Motor Kalbar sebagai Main Dealer motor Honda untuk wilayah Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubur Raya dan Bank Sampah Maju Nasional melakukan aksi kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. 
Ringkasan Berita:
  • Kegiatan kolaborasi yang dilaksanakan oleh Astra Motor Kalbar ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) Astra Motor Kalbar terhadap sekitar salah satunya dalam mendukung pelestarian lingkungan 
  • Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya juga menegaskan bahwa pengendalian sampah dimulai dari rumah tangga atau sumber terdekat yakni diri sendiri.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026, Astra Motor Kalbar sebagai Main Dealer motor Honda untuk wilayah Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubur Raya dan Bank Sampah Maju Nasional melakukan aksi kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan kolaborasi yang mengangkat tema “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)"
diadakan di SDIT Al Karima yang beralamat di Jl. Sungai Raya Dalam Kabupaten Kubu Raya pada 26/02/2026.

Serangkaian aksi peduli lingkungan dalam peringatan HPSN 2026 dikemas dalam agenda-agenda yang melibatkan
siswa/i perwakilan setiap kelas dari SDIT Al Karima, mulai dari edukasi mengenai sampah hingga praktek langsung
dalam pemilihan sampah ketika dilakukan aksi kebersihan lingkungan diarea sekolah.

Edukasi mengenai jenis dan penanganan sampah ini disampaikan langsung oleh Samfidi selaku Ketua dari Bank
Sampah Maju Bahagia.

Dalam penyampaiannya Samfidi menjelaskan bagaimana cara mengenali, memilah dan menindaklanjuti sampah-sampah yang biasanya ada dilingkungan sehari-hari.

Ada pengkategorian terhadap jenisjenis sampah yang tentunya memiliki cara penanganan yang berbeda baik dalam pengemasan, pemusnahan ataupun daur ulang.

Baca juga: Edukasi SR di SMAK Immanuel Pontianak Wujud Cari_aman Asmo Kalbar

Pada kesempatan ini siswa/I SDIT Al Karima diajak langsung untuk melihat dan memilah kategori sampahsampah tersebut hingga siswa/I ini memahami betul edukasi yang telah disampaikan hingga implementasinya.

“Selama kita mengonsumsi sesuatu pasti tetap akan meghasilkan sampah, SDIT Al Karima sendiri
menerapkan budaya ASALAM yang berarti “Ada Sampah Langsung Ambil” dengan Motto ini diharapkan bahwa
sampah siapapun yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah langsung diambil agar lingkungan tetap
terjaga” tutup Syabandi selaku Kepala SDIT Al Karima dalam kata sambutannya sebagai tuan rumah
kegiatan kolaborasi HPSN 2026.

Kegiatan kolaborasi yang dilaksanakan oleh Astra Motor Kalbar ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial
(CSR) Astra Motor Kalbar terhadap sekitar salah satunya dalam mendukung pelestarian lingkungan, Astra Motor
Kalbar akan selalu berkomitmen kuat untuk terus berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui program-program
CSR pada lingkungan.

Baca juga: Asmo Kalbar Gelar Skena Of The Wheel

Oleh karenanya kegiatan kolaborasi dalan HPSN 2026 ini adalah salah satu langkah konkret yang dapat berdampak pada lingkungan sekitar, pendidikan, sosial serta mendukung tercapainya net zero emission pemerintah.

Eva Wahyuningsih selaku PIC CSR Astra Motor Kalbar menyampaikan ucapan terimakasih dan harapannya
kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan peringatan HPSN 2026.

“Dari kegiatan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya, Bank Sampah Maju Nasional dan SDIT Al Karima selaku tuan rumah, kami dari Astra Motor Kalbar mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan penyelenggaraan kegiatan yang bermanfaat ini. Harapannya kedepan kolaborasi positif seperti ini terus terjadi dan bisa memberikan maanfaat kepada sekitar kita terutama bagi siswa/i yang hadir ini dapat menjadi agen pelestarian lingkungan yang dimulai dari sampah kecil yang dihasilkan dari kebutuhan diri sehari-hari,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya juga menegaskan bahwa pengendalian sampah dimulai dari rumah
tangga atau sumber terdekat yakni diri sendiri.

Ketika setiap orang memiliki rasa disiplin dalam penanganan, memilah dan membuang sampah pada tempatnya, dampaknya kembali kepada masyarakat: lingkungan lebih sehat, aliran air lancar, dan risiko banjir dapat ditekan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved