Update Gempa M7,6 Maluku Utara, BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Merusak Rumah dan Gereja

Terjadi gempa di Maluku Utara M 7,6 membuat warga panik berlarian keluar rumah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
BMKG
GEMPAT - BMKG mencabut peringatan Tsunami akibat terjadi gempat di Malut M7,6 membuat sejumlah kerusakan bangunan dan rumah ibadah, Kamis 2 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa terjadi di 138 km timur Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 18 kilometer pukul 05:48:16 WIB
  • Kerusakan bangunan rumah warga dan rumah ibadah juga terjadi akibat gempa tersebut.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun langsung mengeluarkan peringatan dini terjadinya Tsunami.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Terjadi gempa di Maluku Utara M 7,6 membuat warga panik berlarian keluar rumah.

Gempa terjadi di 138 km timur Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 18 kilometer pukul 05:48:16 WIB

Kerusakan bangunan rumah warga dan rumah ibadah juga terjadi akibat gempa tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun langsung mengeluarkan peringatan dini terjadinya Tsunami.

Pasca gempa pertama M 7,6 terjadi 35 susulan gempa.

Belum ada laporan terkait korban jiwa dari kejadian gempa ini, hanya sejumlah bangunan rumah warga dan gereja yang dilaporkan rusak parah.

Saat ini BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami dampak gempabumi tektonik M 7,6 di perairan Maluku Utara, tadi pagi.

Keterangan BMKG disampaikan Rahmat Triyono selaku Direktur Gempa Bumi BMKG.

"Peringatan Dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa Mag:7.6, 02-Apr-26 05:48:16 WIB, dinyatakan telah berakhir BMKG," tulis akun Twitter @infoBMKG.

Baca juga: Gempa M 7,6 di Maluku Utara, Sejumlah Rumah dan Gereja Rusak, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Terasa Hingga Manado

 Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara pada pukul 06.48 WITA terasa kuat hingga Kota Manado.

Guncangan yang berlangsung lebih dari satu menit itu membuat sejumlah warga panik dan segera keluar rumah untuk menghindari dampak buruk.

Gempa bumi magnitudo 7,6 itu berlokasi di 1,25 Lintang Utara (LU) dan 126,27 Bujur Timur.

Kedalaman laut mencapai 62 km.

BMKG meminta warga untuk mengikuti informasi resmi yang disiarkan melalui kanal komunikasi BMKG, BNPB, atau BPBD setempat.

Hal ini guna menghindari disinformasi di tengah situasi darurat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved