Idul Adha 1447 H

Contoh Khutbah Idul Adha 1447 H Lengkap Dua Khutbah, Tema Pengorbanan Nabi Ibrahim

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah semakin dekat. Berdasarkan kalender, perayaan tersebut diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026

Tayang:
Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Instagram
KHUTBAH - Contoh Khutbah Idul Adha 1447 H sebagai referensi bagi khatib yang ingin naik mimbar. 

Ringkasan Berita:
  • Pada momen Idul Adha, umat Islam akan melaksanakan Shalat Id sebanyak dua rakaat, yang kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu.
  • Pelaksanaan Shalat Idul Adha juga disertai dengan khutbah yang terdiri dari dua bagian, yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua.
  • Referensi khutbah kali ini mengangkat tema yang menyentuh hati tentang pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang rela menyembelih putranya atas perintah Allah SWT.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah semakin dekat. Berdasarkan kalender, perayaan tersebut diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026.

Pada momen Idul Adha, umat Islam akan melaksanakan Shalat Id sebanyak dua rakaat, yang kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha juga disertai dengan khutbah yang terdiri dari dua bagian, yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua.

Referensi khutbah kali ini mengangkat tema yang menyentuh hati tentang pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang rela menyembelih putranya atas perintah Allah SWT.

Melalui khutbah tersebut, diharapkan umat Islam dapat mengambil pelajaran berharga untuk meningkatkan keimanan, memperkuat solidaritas sosial, serta meneladani keteguhan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah tanpa ragu.

Baca juga: Contoh Teks Khutbah Idul Fitri 2026 Lengkap Link Download PDF: Tema Menjaga Ketakwaan Pasca Ramadhan

KHUTBAH IDUL ADHA

KHUTBAH PERTAMA

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan sebenar-benarnya takwa, karena hanya dengan takwa seseorang akan memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat.

Pada hari yang mulia ini, kita berkumpul dalam suasana Idul Adha, hari yang penuh makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah ﷻ.

Allah berfirman:

وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ

“Dan Kami tebus anak itu dengan sembelihan yang besar.” (QS. As-Saffat: 107)

Ayat ini mengajarkan kepada kita tentang keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah tanpa ragu sedikit pun.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved