Berita Viral

Pencaker Waspada! Heboh Penipuan Lowongan Kerja Terbaru usai Lebaran 2026 dengan Modus TPPO

Kenali modus penipuan lowongan kerja terbaru usai Lebaran Idul Fitri 2026 dengan modus TPPO yang harus diwaspadai para pencaker.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
ISTIMEWA/Dok. Kompas.com
LOKER 2026 - Ilustrasi melamar pekerjaan. Kenali modus penipuan lowongan kerja terbaru usai Lebaran Idul Fitri 2026 dengan modus TPPO yang harus diwaspadai para pencaker. 

Ringkasan Berita:
  • Euforia Lebaran 2026 belum sepenuhnya usai, ancaman baru mulai muncul bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
  • Pemerintah mengingatkan, meningkatnya aktivitas pencarian kerja pascamudik kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kenali modus penipuan lowongan kerja terbaru usai Lebaran Idul Fitri 2026 dengan modus TPPO yang harus diwaspadai para pencaker.

Euforia Lebaran 2026 belum sepenuhnya usai, ancaman baru mulai muncul bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Pemerintah mengingatkan, meningkatnya aktivitas pencarian kerja pascamudik kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan, masyarakat harus lebih teliti dalam menyaring informasi lowongan kerja agar tidak terjebak praktik perdagangan orang yang kian beragam.

Momentum setelah Lebaran biasanya diikuti meningkatnya jumlah pencari kerja, baik dari perantau yang kembali ke kota maupun masyarakat yang ingin memulai pekerjaan baru.

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru Maret 2026 di PT Gudang Garam Lengkap Posisi, Link Daftar dan Syarat Lamaran

Situasi ini membuka peluang bagi pelaku TPPO untuk menawarkan pekerjaan dengan iming-iming gaji besar, namun tanpa kejelasan.

Ciri Lowongan Kerja Mencurigakan

Pemerintah mengidentifikasi sejumlah indikator lowongan kerja yang patut diwaspadai, di antaranya:

- Informasi perusahaan atau pemberi kerja tidak jelas

- Penawaran gaji tinggi tanpa syarat pengalaman atau kualifikasi

- Proses rekrutmen yang terlalu cepat dan tidak transparan

- Permintaan sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi

- Tidak adanya kontrak kerja resmi

Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap tawaran kerja yang datang melalui media sosial atau pesan pribadi tanpa proses seleksi formal.

Salah satu modus yang kerap terjadi adalah permintaan dokumen pribadi asli, seperti KTP atau paspor, sebelum ada kejelasan kontrak kerja.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved