Wisatawan Malaysia Serbu Pontianak per Juni 2026, Sekda Harisson Ungkap Fakta Mengejutkan Ini!
Nilai tukar rupiah yang terjadi per Juni 2026 ini sebenarnya masih berada dalam rentang yang relatif kecil, sehingga tidak bisa diklaim sebagai
Ringkasan Berita:
- Banyak pihak berspekulasi bahwa ramainya warga jiran berbelanja di Kota Khatulistiwa dipicu oleh anjloknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang ringgit Malaysia (RM) dan dolar Amerika Serikat (AS).
- Menanggapi isu yang tengah menggelinding tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meminta semua pihak untuk melihat dan menilai situasi secara objektif dan proporsional.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Fenomena melonjaknya kunjungan wisatawan asal Malaysia ke wilayah Kalimantan Barat akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat publik.
Banyak pihak berspekulasi bahwa ramainya warga jiran berbelanja di Kota Khatulistiwa dipicu oleh anjloknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang ringgit Malaysia (RM) dan dolar Amerika Serikat (AS).
Menanggapi isu yang tengah menggelinding tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meminta semua pihak untuk melihat dan menilai situasi secara objektif dan proporsional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi per Juni 2026 ini sebenarnya masih berada dalam rentang yang relatif kecil, sehingga tidak bisa diklaim sebagai faktor tunggal.
• Rupiah Melemah Tembus Rp 18.100 per Dolar AS, Money Changer di Pontianak Diserbu Warga Malaysia
“Kita jangan langsung berasumsi sepihak bahwa mereka berbondong-bondong datang ke Kalbar hanya karena nilai tukar rupiah jatuh. Memang ada pelemahan terhadap ringgit dan dolar, tetapi tidak terlalu besar. Pergerakannya masih sangat tipis,” ujar Harisson saat memberikan keterangan resmi di Pontianak, Jumat 5 Juni 2026.
Pergerakan Kurs Tipis, Ada Faktor Libur Panjang
Harisson mengimbau agar publik tidak terjebak dalam asumsi makroekonomi yang keliru. Menurut pengamatannya, ada tiga faktor strategis utama di lapangan yang jauh lebih kuat dalam mendorong lonjakan arus pelancong asal Malaysia, khususnya dari wilayah Sarawak:
Momentum Libur Panjang: Adanya masa liburan sekolah (school holidays) serta rangkaian hari besar di Malaysia yang tengah berlangsung saat ini.
Aksesibilitas Geografis yang Mumpuni: Kedekatan wilayah perbatasan darat (PLBN) serta ketersediaan opsi transportasi darat mutakhir dan penerbangan langsung (direct flight) menuju Kota Pontianak.
Daya Tarik Destinasi: Popularitas sektor pariwisata belanja, ragam kuliner, dan budaya lokal Kalbar yang dinilai kompetitif.
“Pontianak ini memiliki daya tarik tersendiri bagi mereka. Lokasinya sangat dekat dan mudah dijangkau. Warga Malaysia bisa menikmati suasana liburan yang berbeda tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam untuk bepergian jauh ke negara lain,” jelas Harisson.
Kuliner, Budaya Ngopi, dan Promosi Word of Mouth Jadi Magnet
Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar ini menguraikan bahwa magnet utama yang menarik minat pelancong Sarawak adalah kekayaan ragam kuliner khas Pontianak serta keunikan atmosfer "budaya ngopi" di sepanjang jalanan kota.
Hebatnya lagi, promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) di antara keluarga atau kerabat yang puas setelah berkunjung ke Kalbar terbukti memegang peranan penting dalam meningkatkan grafik kunjungan.
“Mungkin mereka sudah mendengar tentang kelezatan kuliner kita, keunikan warung kopi kita, atau mendapatkan rekomendasi langsung dari keluarga dan teman yang pernah datang ke sini dan merasa puas. Itu yang menggerakkan mereka untuk datang,” katanya.
Meski penguatan nilai tukar ringgit memberikan keuntungan ganda bagi daya beli wisatawan Malaysia saat memborong produk lokal, Harisson menjamin dampak pelemahan rupiah terhadap stabilitas ekonomi makro daerah Kalbar sampai saat ini masih sangat aman dan terkendali.
Sinergi Lintas Sektoral Jaga Stabilitas Ekonomi Kalbar
Guna mengantisipasi dampak dinamika global, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama pemerintah pusat terus melakukan berbagai langkah taktis untuk menjaga stabilitas harga barang baku dan mengendalikan laju inflasi daerah.
rupiah melemah hari ini
Rupiah Melemah
Harisson
Harisson Sekda Kalbar
Sekretaris Daerah
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Malaysia
nilai tukar
Kalbar
Kalimantan Barat
Pontianak
| Timor Leste Berada di Atas Angin, Brunei Darussalam Wajib Menang Comeback 4 Gol Demi Tiket Piala AFF |
|
|---|
| Baku Hantam Berujung Aksi Koboi di Gang Angket Pontianak Timur, Dua Pria Saling Tembak |
|
|---|
| Mengenal Sejarah, Keunikan, dan Geografi Pulau Lemukutan yang Memikat Wisatawan |
|
|---|
| Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Jagokan Jerman Angkat Trofi Piala Dunia |
|
|---|
| Curi 45 Kg Alpukat, Tiga Pemuda di Singkawang Ditangkap Polisi dan Terancam 7 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/CEK-Daftar-Uang-Rupiah-yang-Masih-Berlaku-Per-Oktober-2024-Mulai-Duit-Kertas-hingga-Logam.jpg)