Anak-anak Jadi Garda Terdepan Kampanye Anti Rokok, Ini Langkah Dinkes Pontianak

Tujuannya agar kita mengedukasi dan mensosialisasikan kepada generasi muda sejak dini, agar mereka tidak terpapar oleh iklan

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Syahroni
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
LOMBA GAMBAR - Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar lomba menggambar dan mewarnai bagi siswa sekolah dasar dalam rangka memperingati Hari Bebas Tanpa Tembakau Sedunia di Halaman Dinkes Kota Pontianak Jl. Jenderal Ahmad Yani No.30, Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Minggu 31 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar lomba menggambar dan mewarnai untuk siswa SD dalam rangka memperingati Hari Bebas Tanpa Tembakau Sedunia sebagai upaya mengedukasi anak-anak tentang bahaya rokok sejak dini.
  • Dinkes Pontianak akan terus melakukan sosialisasi bahaya rokok dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) seiring berlakunya Perda Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hidup sehat tanpa asap rokok.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Suasana halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak tampak berbeda pada Minggu 31 Mei 2026. 

Puluhan siswa sekolah dasar antusias mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bebas Tanpa Tembakau Sedunia.

Kegiatan edukatif tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pontianak untuk menanamkan pemahaman tentang bahaya rokok kepada anak-anak sejak usia dini.

Baca juga: Kejaksaan Negeri Pontianak Musnahkan Pistol Rakitan dan 4000 Rokok ilegal

Melalui kreativitas dan imajinasi yang dituangkan dalam gambar, para peserta diajak mengenal pentingnya hidup sehat tanpa asap rokok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, dr. Saptiko, mengatakan peringatan Hari Bebas Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini sengaja dikemas dalam bentuk yang menarik dan ramah anak agar pesan kesehatan lebih mudah diterima oleh generasi muda.

"Hari ini kegiatannya adalah dalam rangka memperingati Hari Bebas Tanpa Tembakau Sedunia. Jadi, kita memperingati itu dengan mengadakan lomba menggambar dan mewarnai untuk anak SD," ujarnya saat diwawancarai di halaman Kantor Dinkes Kota Pontianak.

Baca juga: Rumah Paulus di Kedamin Darat Hangus Terbakar, Polisi Sebut Diduga dari Puntung Rokok 

Menurut dr. Saptiko, anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapatkan edukasi sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai bentuk promosi maupun iklan rokok yang masih banyak ditemukan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Kota Pontianak berharap para peserta dapat memahami dampak buruk rokok terhadap kesehatan serta memiliki kesadaran untuk menjauhi kebiasaan merokok sejak usia muda.

"Tujuannya agar kita mengedukasi dan mensosialisasikan kepada generasi muda sejak dini, agar mereka tidak terpapar oleh iklan dan sehingga mereka juga bisa mencegah secara mandiri untuk tidak merokok di usia dini," jelasnya.

Tak hanya berhenti pada peringatan Hari Bebas Tanpa Tembakau Sedunia, Dinas Kesehatan Kota Pontianak juga berkomitmen melanjutkan berbagai program sosialisasi terkait bahaya rokok dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Komitmen tersebut sejalan dengan diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang membutuhkan dukungan dan pemahaman masyarakat agar dapat diterapkan secara optimal.

"Giatnya akan berlanjut, karena kita sekarang sudah ada perda baru, Perda Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok"

"Dan itu memerlukan sosialisasi yang sering kepada masyarakat untuk penerapannya. Jadi, kita akan terus melakukan sosialisasi dalam bentuk yang lain," tuturnya.

Pemerintah Kota Pontianak berharap kegiatan edukasi seperti lomba menggambar dan mewarnai ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas anak-anak, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membangun generasi yang lebih sehat, sadar akan bahaya rokok, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bebas dari asap tembakau.

Bahaya Merokok bagi Kesehatan

1. Meningkatkan Risiko KankerKanker paru-paru

  • Kanker mulut
  • Kanker tenggorokan
  • Kanker esofagus
  • Kanker kandung kemih
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved