Pontianak Tuan Rumah Bimteknas Hanura, Bakal Beri Dampak Ekonomi Daerah

Ia mengingatkan, keputusan politik di tingkat daerah memiliki dampak langsung terhadap arah pembangunan, sehingga anggota DPRD dituntut

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
BIMTEKNAS HANURA - Konferensi pers terkait gelaran Bimteknas Hanura yang bakal digelar di Pontianak, di Mahkota Hotel Pontianak, Kamis 30 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Benny Rhamdani, menegaskan pemilihan Pontianak sebagai lokasi kegiatan bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari komitmen politik partai untuk memperkuat daerah.
  • Menurut Benny, Bimteknas ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai menghadapi agenda politik ke depan, termasuk verifikasi faktual dan persiapan menuju Pemilu 2029.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalimantan Barat dipercaya menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) DPRD Partai Hanura se-Indonesia, sebuah langkah strategis yang menegaskan peran daerah dalam penguatan demokrasi sekaligus pembangunan nasional.

Kegiatan yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 ini bakal diikuti sebanyak 525 anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota hasil Pemilu 2024, berlangsung di Novotel Pontianak

Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Benny Rhamdani, menegaskan pemilihan Pontianak sebagai lokasi kegiatan bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari komitmen politik partai untuk memperkuat daerah.

“Di tengah banyak agenda nasional yang dipusatkan di Jakarta, Hanura justru memilih daerah sebagai pusat kegiatan. Ini adalah komitmen kami untuk mendorong daerah berdaya sebagai fondasi Indonesia yang sejahtera,” ujarnya dalam konferensi pers di Mahkota Hotel Pontianak, Kamis 30 April 2026.

Menurut Benny, Bimteknas ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai menghadapi agenda politik ke depan, termasuk verifikasi faktual dan persiapan menuju Pemilu 2029.

Dorong PRP Jadi Event Tetap di Hari Jadi Kota Pontianak

“Demokrasi tidak hanya membutuhkan legitimasi elektoral, tetapi juga kapasitas intelektual. Setiap keputusan politik harus berbasis pengetahuan yang kuat,” tegasnya.

Ia mengingatkan, keputusan politik di tingkat daerah memiliki dampak langsung terhadap arah pembangunan, sehingga anggota DPRD dituntut lebih kompeten dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Steering Committee Bimteknas, Hildi Hamid, menyoroti tantangan yang dihadapi daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia menilai ruang fiskal yang semakin terbatas berpotensi mengganggu pelaksanaan otonomi daerah.

Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Kayong Utara, di mana tingginya proporsi belanja pegawai lebih disebabkan oleh kecilnya kapasitas APBD.

“Ini bukan semata karena belanjanya besar, tetapi karena total anggaran daerah yang terbatas,” jelasnya.

Hildi juga mengungkapkan sejumlah daerah mulai tidak lagi mengakomodasi pokok-pokok pikiran DPRD akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Sementara itu, pelaksanaan Bimteknas juga membawa dampak ekonomi langsung bagi Kalimantan Barat. Wakil Sekretaris Jenderal Hanura, Ratna Ester Lumban Tobing, menyebut ratusan peserta yang hadir mendorong peningkatan aktivitas ekonomi lokal.

Kerja sama dengan lima hotel di Pontianak membuat tingkat hunian kamar meningkat signifikan. 

Selain itu, sekitar 20 hingga hampir 30 UMKM lokal turut dilibatkan untuk menampilkan produk unggulan mereka, mulai dari fesyen hingga kuliner khas daerah.

“Dengan kehadiran ratusan peserta, tentu ada perputaran ekonomi di daerah, baik dari sektor perhotelan, transportasi, hingga UMKM,” ujar Ratna.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved