Rektor Untan Soroti Rencana Penutupan Prodi, Tekankan Pentingnya Relevansi

Garuda Wiko, menanggapi rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terkait penutupan program studi

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
BERIKAN KETERANGAN - Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko saat diwawancarai mengenai rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terkait penutupan program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan masa depan di Auditorium Untan, Pontianak, Rabu 29 April 2026.  
Ringkasan Berita:
  • Menurutnya, relevansi menjadi hal penting namun langkah penutupan prodi perlu melalui kajian yang matang.
  • Ia mengatakan, lulusan diharapkan tidak hanya bergantung sebagai pencari kerja melainkan mampu berperan aktif dan menciptakan pekerjaan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Garuda Wiko, menanggapi rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terkait penutupan program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan masa depan.

Menurutnya, relevansi menjadi hal penting namun langkah penutupan prodi perlu melalui kajian yang matang.

“Terkait dengan penutupan program studi dan sebagainya itu kan memang sangat tergantung pada relevansi, tetapi tentu itu dengan kajian-kajian. Saya kira banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat relevansi dari lulusan atau prodi itu, bisa dilakukan revitalisasi kurikulum seperti itu,” ujarnya saat diwawancarai di Auditorium Untan Pontianak, Rabu 29 April 2026. 

Ia mengatakan, lulusan diharapkan tidak hanya bergantung sebagai pencari kerja melainkan mampu berperan aktif dan menciptakan pekerjaan. 

Baca juga: AAUI Pontianak Gelar MUSDA VIII, Clinton Mukuan Terpilih Jadi Ketua Baru

Selain itu, menurutnya relevansi antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan saat ini perlu menjadi perhatian agar tidak terjadi ketidaksesuaian.

Garuda Wiko menambahkan, perguruan tinggi perlu bersikap adaptif terhadap perubahan kebutuhan zaman.

“Ini jadi yang perlu kita lakukan adalah adaptif, relevan. Soal yang nanti bagaimana, prodi apa dan sebagainya itu tentu akan mengikuti pencermatan yang betul-betul kita lakukan, yang berbasis pada pengalaman, berbasis pada kondisi yang saat ini terjadi,” tambahnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved