Kebakaran Hanguskan Rumah Kontrakan di Pontianak Barat, Warga Panik Padamkan Api dengan Ember
Kebakaran melanda satu unit rumah tinggal di Jalan Apel, Gang Gandaria RT 03 RW 14, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Api yang diduga cepat membesar itu membuat warga sekitar panik. Upaya pemadaman secara manual sempat dilakukan warga dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
- Ketua RT setempat, Suryadi, mengaku tidak mengetahui secara pasti awal mula kebakaran, karena saat melihat, api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kebakaran melanda satu unit rumah tinggal di Jalan Apel, Gang Gandaria RT 03 RW 14, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, pada Jumat, 3 April 2026 malam.
Api yang diduga cepat membesar itu membuat warga sekitar panik. Upaya pemadaman secara manual sempat dilakukan warga dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Ketua RT setempat, Suryadi, mengaku tidak mengetahui secara pasti awal mula kebakaran, karena saat melihat, api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan.
"Kalau detik-detik kebakaran itu saya tidak bisa mengungkapkan, karena saat saya lihat, api sudah besar dan tinggi. Warga berusaha gotong royong menyiram dengan ember, ambil air dari kolam, tapi tidak terpadamkan," ujar Suryadi saat diwawancarai pada Sabtu, 4 April 2026.
Ia menambahkan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 hingga 20.00 WIB.
Saat kejadian, warga langsung berhamburan keluar rumah karena terkejut melihat kobaran api.
"Saya awalnya duduk di dalam rumah, lalu anak-anak keluar. Saya ikut keluar dan lihat orang sudah ramai. Api sudah tinggi, saya hanya bisa menyaksikan saja," katanya.
Menurut Suryadi, api dengan cepat merambat dari bagian belakang rumah ke depan.
Kondisi bangunan yang merupakan rumah lama berbahan kayu membuat api semakin cepat membesar.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Gang Gandaria Pontianak Barat, Dugaan Sementara Berasal dari Kompor
"Rumah itu sudah lama, bahan kayunya kering, jadi api cepat sekali membesar. Dari belakang langsung ke depan," jelasnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi disebut sempat panik, namun tetap berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
"Semua panik, pasti panik. Tapi tetap ada upaya, pakai ember, cari air seadanya. Cuma airnya tidak seberapa," tambahnya.
Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Penghuni diketahui baru keluar rumah sekitar pukul 18.00 WIB.
"Penghuninya tidak ada di tempat. Katanya dia keluar sekitar jam 6 sore. Rumah itu kontrakan, orangnya juga jarang berinteraksi dengan warga," ungkap Suryadi.
Ia menyebut, penghuni rumah diketahui berasal dari daerah Sidas dan hanya menggunakan rumah tersebut untuk tempat tinggal sementara.
| Gubernur Kalbar Temui Keluarga Korban Helikopter PK-CFX di RS Bhayangkara dan Sampaikan Duka |
|
|---|
| Bukan Kotak Hitam, KNKT Mulai Analisis EDR Helikopter PC-CFX yang Jatuh di Sekadau |
|
|---|
| Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah Betang di Melawi, Berikut Kronologinya Menurut Saksi |
|
|---|
| Akses Internet di Sekadau 2025 Meningkat, Namun Sejumlah Desa Masih Tanpa Sinyal |
|
|---|
| Wagub Kalbar Apresiasi Pemuda Katolik Kalbar, Gelar Kursus Kepemimpinan dan Sekolah Politik 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/elum-petugas-damkar-tiba.jpg)