Club Pon Hadir di Pontianak, Komunitas dengan Beragam Aktivitas Menarik
Meski tidak memiliki sistem keanggotaan resmi, sebagian besar peserta yang mengikuti kegiatan merupakan anak muda mulai dari mahasiswa
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Komunitas ini terbentuk pada 28 Juni 2025 dan menjadi wadah bagi masyarakat khususnya anak muda untuk berkumpul dan melakukan berbagai aktivitas santai di akhir pekan.
- Ia menjelaskan Club Pon dikelola oleh dua orang admin dan terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dalam kegiatan yang diadakan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Club Pontianak atau biasa disebut Club Pon menjadi salah satu komunitas di Pontianak yang menghadirkan berbagai kegiatan unik dan beragam bagi anak muda mulai dari membaca bersama hingga permainan tempo dulu.
Komunitas ini terbentuk pada 28 Juni 2025 dan menjadi wadah bagi masyarakat khususnya anak muda untuk berkumpul dan melakukan berbagai aktivitas santai di akhir pekan.
Salah satu admin Club Pon, Dede, mengatakan komunitas ini awalnya terbentuk dari kegiatan sederhana yang dilakukan bersama teman-teman sebelum akhirnya dibuatkan akun Instagram.
“Awalnya kami hanya melakukan kegiatan bersama, lalu ada yang mendokumentasikan dan mengunggahnya di media sosial. Dari situ banyak orang yang tertarik ikut, akhirnya kami membuat Instagram untuk mewadahi kegiatan tersebut,” ujarnya, Sabtu 14 Maret 2026.
Ia menjelaskan Club Pon dikelola oleh dua orang admin dan terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dalam kegiatan yang diadakan.
Meski tidak memiliki sistem keanggotaan resmi, sebagian besar peserta yang mengikuti kegiatan merupakan anak muda mulai dari mahasiswa hingga pekerja.
• Fantastis! Harga Tiket Pesawat Pontianak–Jakarta Tembus Rp5 Juta Jelang Mudik Lebaran 2026
“Kami memang tidak punya anggota tetap. Siapa saja boleh ikut kegiatan kami,” katanya.
Beragam aktivitas telah dilakukan dalam kegiatan Club Pon, mulai dari membaca bersama atau silent reading, merajut, menjurnal, bermain permainan tempo dulu, membuat kerajinan, hingga piknik santai.
Selain itu, komunitas ini juga pernah mengadakan kegiatan menggambar di kafe, bermain clay, meronce, hingga berjalan malam bersama.
“Kegiatannya memang random, tidak terpaku pada satu jenis aktivitas. Kami juga sering menerima ide kegiatan dari peserta yang ikut,” jelasnya.
Namun dalam menjalankan kegiatan, ClubPon juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam mencari lokasi kegiatan.
“Kami pernah kesulitan mencari tempat untuk kegiatan silent reading. Beberapa lokasi harus izin dulu dan prosesnya cukup lama,” ungkapnya.
Menariknya, Club Pon juga tidak memiliki grup komunikasi khusus seperti WhatsApp atau Telegram.
Informasi kegiatan biasanya dibagikan melalui Instagram.
Menurutnya, konsep tersebut sengaja dipilih agar komunitas tetap terasa santai dan tidak terlalu mengikat.
| Solmadapar Desak DPRD Kalbar Evaluasi APBD di Tengah Efisiensi Anggaran Pusat |
|
|---|
| Bupati Ketapang Tinjau Sarana Pendidikan dan Infrastruktur di Desa Labai Hilir |
|
|---|
| Sejumlah SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Ketapang dan Kayong Utara Sempat Berhenti |
|
|---|
| Tiket Pesawat Rute Pontianak-Jakarta Masih Tinggi, Pengamat Minta Tekan Pajak dan Biaya Operasional |
|
|---|
| Astra Motor Kalbar Sukses Gelar Technical Skill Contest 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/komunitas-Club-Pon-43tdfgdf.jpg)