Perencanaan Strategis dan Pengambilan Keputusan Akurat dan Cepat dengan Data Warehouse
Data warehouse jauh lebih efisien dibandingkan query biasa karena memproses data menjadi informasi, dan dari informasi menjadi laporan, tanpa...
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hampir setiap perusahaan saat ini menggunakan database untuk menyimpan data mereka.
Mereka menyadari bahwa data yang disimpan dalam database memiliki nilai yang sangat berharga, karena dapat memberikan informasi terkini dan akurat tentang kinerja bisnis.
Data yang tersimpan dalam database tersebut perlu diproses untuk menghasilkan informasi yang berguna bagi tujuan analisis.
Dalam memproses data, diperlukan sistem pelaporan yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat.
Pelaporan dapat dilakukan dengan membuat Query SQL yang panjang, rinci, dan kompleks, tetapi pendekatan ini memakan terlalu banyak waktu dibandingkan dengan membangun data warehouse.
Data warehouse jauh lebih efisien dibandingkan query biasa karena memproses data menjadi informasi, dan dari informasi menjadi laporan, tanpa memakan banyak waktu untuk membaca data yang tidak relevan.
Semua data yang diproses dalam data warehouse akan memberikan informasi yang relevan kepada manajemen dan eksekutif perusahaan untuk membantu mereka membuat keputusan bisnis.
Data warehouse adalah database relasional yang dirancang khusus untuk proses query yang bertujuan membantu analisis dan pelaporan.
Data warehouse dibangun dengan mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk mendukung pelaporan analitik dan pengambilan keputusan.
Saat ini, data telah menjadi elemen utama dalam pengambilan keputusan, sehingga minat untuk membuat laporan analitik menggunakan data warehouse meningkat secara signifikan.
Tujuan utama dari data warehouse adalah membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan strategis dan pengambilan keputusan berdasarkan data jangka panjang agar dapat membuat keputusan dengan cepat dan akurat.
Pembangunan data warehouse memerlukan proses pembersihan data, integrasi data, dan konsolidasi data.
Metode Kimball
1. Memilih Proses (Choosing the Process)
Langkah pertama adalah menentukan proses bisnis utama yang ingin dianalisis. Proses ini biasanya merupakan aktivitas inti yang mendukung tujuan strategis perusahaan. Contoh:
- Untuk perusahaan ritel, proses utama bisa berupa penjualan produk.
- Untuk perusahaan logistik, prosesnya mungkin pengiriman barang.
- Proses yang dipilih akan menjadi fondasi desain data warehouse.
| Wisata Sejarah! Situs Bersejarah Ratu Sepudak, Bukti Kejayaan Sambas di Masa Lampau |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Penginapan Populer Kayong Utara Libur Idul Adha 2026, Dekat Pantai Pulau Datok |
|
|---|
| Rata-Rata Lama Sekolah di Sekadau 2025 Capai 7,53 Tahun, Masih di Bawah Rata-Rata Nasional |
|
|---|
| Pemkab Kubu Raya Akan Panggil 11 Perusahaan Tambang Pasir di Pulau Jambu yang Belum Bayar Pajak |
|
|---|
| 6 Hotel Terbaik di Singkawang saat Libur Idul Adha 2026: Dari Resort Pesisir hingga Pusat Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Data-warehouse-sebuah-tempat-penyimpanan-data-dari-berbagai.jpg)