Antrean Panjang di SPBU Pontianak, Husin Minta Warga Tak Panic Buying

Bahkan jika memungkinkan, ia berharap adanya penambahan pasokan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
ANTREAN BBM - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Forkopimda meninjau SPBU, di Kawasan Jalan Parit H. Husein, Kota Pontianak, Rabu, 11 Maret 2026. Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pontianak dipastikan dalam kondisi aman meski terjadi peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  • Husin juga menilai antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU kemungkinan dipengaruhi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, termasuk warga yang akan melakukan perjalanan mudik.
  • Ia juga meminta pihak Pertamina memastikan penyaluran BBM ke Kota Pontianak berjalan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian dari DPRD Kota Pontianak.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying yang justru dapat memperparah antrean di SPBU.

Menurutnya, masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi bahan bakar dapat berjalan lancar dan merata.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Belilah BBM sesuai kebutuhan saja agar tidak menimbulkan antrean panjang di SPBU," ujarnya pada Kamis, 12 Maret 2026.

Husin juga menilai antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU kemungkinan dipengaruhi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, termasuk warga yang akan melakukan perjalanan mudik.

Ia juga meminta pihak Pertamina memastikan penyaluran BBM ke Kota Pontianak berjalan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. 

Konsumsi BBM Naik 20 Persen Selama Ramadan di Pontianak, Polisi Ingatkan Penimbun Akan Ditindak

Bahkan jika memungkinkan, ia berharap adanya penambahan pasokan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

"Kami juga meminta kepada Pertamina agar menyalurkan stok BBM sesuai dengan kuota untuk Kota Pontianak, dan kalau bisa ditambah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," katanya.

Selain itu, ia turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM demi keuntungan pribadi. 

Ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap oknum yang terbukti menimbun bahan bakar.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menimbun BBM. Jika ada yang melakukan penimbunan, kami minta aparat untuk menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Sebelumnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak bersama Pertamina Kalimantan Barat meninjau langsung sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pontianak guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Dari hasil peninjauan tersebut, dipastikan stok BBM masih tersedia dan operasional SPBU berjalan normal, meskipun terjadi peningkatan permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Pertamina Kalimantan Barat juga diketahui telah melakukan penambahan suplai BBM sekitar 100 ribu liter per hari dalam lima hari terakhir. Sementara konsumsi BBM di Kota Pontianak pada kondisi normal tercatat sekitar 500 ribu liter per hari. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved