Forum LKPD 2027, Wali Kota Selaraskan Program Pusat, Provinsi dan Kebutuhan Masyarakat
Edi Rusdi Kamtono menegaskan tujuan penyelenggaraan Forum Lintas Perangkat Daerah (LKPD) sebagai upaya menyelaraskan program dan kegiatan.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Menurutnya, hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi dasar dalam forum tersebut untuk kemudian dipadukan dengan program lintas sektor.
- Ia menjelaskan, penyelarasan itu penting untuk mendukung pencapaian visi Kota Pontianak yang maju, sejahtera, dan berlingkungan humanis.
- Terlebih, perencanaan strategis tahun 2027 harus mampu mengintegrasikan berbagai program agar tidak tumpang tindih.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK – Edi Rusdi Kamtono menegaskan tujuan penyelenggaraan Forum Lintas Perangkat Daerah (LKPD) sebagai upaya menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah kota, provinsi, hingga pusat agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi dasar dalam forum tersebut untuk kemudian dipadukan dengan program lintas sektor.
"Jadi kan hasil musrenbang yang sudah dilakukan di kelurahan dan kecamatan sudah ada, nanti ini dimixkan, diselaraskan," ujarnya usai kegiatan di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu 4 Maret 2026.
Ia menjelaskan, penyelarasan itu penting untuk mendukung pencapaian visi Kota Pontianak yang maju, sejahtera, dan berlingkungan humanis. Terlebih, perencanaan strategis tahun 2027 harus mampu mengintegrasikan berbagai program agar tidak tumpang tindih.
"Strategis di tahun 2027 nanti kan kita selaraskan program-program itu, mana yang nanti berhimpitan atau beririsan, terus ada program-program yang menjadi multilateral efek tujuannya," katanya.
Edi mencontohkan sejumlah program pemerintah pusat seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih yang perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah, baik dari sisi infrastruktur maupun kegiatan pendukung lainnya.
"Contoh kan program pusat itu kan MBG, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih. Nah itu kita harus dukung untuk infrastruktur maupun untuk kegiatan lainnya," tuturnya.
Baca juga: Wali Kota Pontianak,Sebut Potensi Pajak Air Tanah Sudah Diatur Tarifnya
Ia menilai, selama ini berbagai program pembangunan telah memberikan dampak bagi masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun ekonomi. Namun, menurutnya, hasilnya akan lebih optimal jika dilaksanakan secara terpadu dan bersinergi.
"Selama ini sudah berdampak ke masyarakat cuma kan kalau ini bisanya terpadu, bersinergi, ini akan bisa lebih baik lagi," ucapnya.
Di tengah keterbatasan anggaran dan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat, serta keterbatasan sumber daya manusia, Pemerintah Kota Pontianak dituntut untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas pembangunan agar tetap berdampak luas.
"Dengan keterbatasan anggaran yang kita miliki kan, pengurangan dana transfer pusat, dan itu keterbatasan SDM juga, nah kita bagaimana menyikapi pembangunan di kota ini bisa berdampak. Jadi selama ini juga sudah berdampak kan dari sisi infrastruktur, kita lihat. Dari sisi ekonomi juga kita perhatikan," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| 3 Sektor Budaya dan Tradisi Suku Dayak di Bumi Uncak Kapuas Hulu |
|
|---|
| Poltekkes Kemenkes Pontianak di Singkawang Belum Terapkan PJJ, Masih Tunggu Edaran Rektorat |
|
|---|
| Strategi Pencegahan Stunting 2026, Dinkes Kubu Raya Matangkan Strategi Lewat Remaja hingga Ibu Hamil |
|
|---|
| Kenaikan Harga Bahan dan Plastik, Penjualan Kue Warga Pontianak Turun Drastis |
|
|---|
| JPU di Kapuas Hulu Tolak Pembelaan Terdakwa Narkoba 77 Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Edi-Rusdi-Kamtono-saat-foto-ber.jpg)