Lisa Sebut Padel Bikin Ketagihan, Bakar Kalori dan Perluas Relasi
Lisa mengakui awalnya ia mencoba padel karena rasa penasaran mengikuti tren. Namun setelah merasakan manfaatnya, ia menjadi rutin bermain.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Lisa menilai padel sebagai olahraga yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Menurutnya, semakin sering dimainkan, rasa penasaran untuk terus bermain justru semakin besar.
- Ia mengaku sempat bermain hampir setiap hari. Namun kini intensitasnya dikurangi menjadi sekitar dua kali dalam sepekan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tren olahraga padel kian diminati berbagai kalangan di Kota Pontianak. Salah satunya Lisa, seorang konten kreator yang mengaku rutin menjalani coaching padel sejak Oktober 2025 hingga sekarang.
"Sehari-hari kita konten kreator, makan di PONTI. Jadi saya lagi coaching nih, lagi belajar main padel, jadi seminggu sekali kadang saya coaching bermain padel," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, di OCTO Sports & Lifestyle Hub, Jl Jenderal Ahmad Yani, Sabtu 28 Februari 2026.
Lisa menilai padel sebagai olahraga yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Menurutnya, semakin sering dimainkan, rasa penasaran untuk terus bermain justru semakin besar.
"Padel itu olahraga yang menyenangkan. Makin kita main, makin penasaran. Selain kita bisa dapat body lebih sink set, ini bakar kalori banget, semua badan bergerak," katanya.
Ia mengaku sempat bermain hampir setiap hari. Namun kini intensitasnya dikurangi menjadi sekitar dua kali dalam sepekan.
"Kalau sebelumnya pernah sampai setiap hari, tapi sekarang lagi kurangin intensnya, paling seminggu dua kali coaching juga," ungkapnya.
• Dari Tren ke Komitmen, Tantangan Menjaga Ekosistem Padel
Lisa mengakui awalnya ia mencoba padel karena rasa penasaran mengikuti tren. Namun setelah merasakan manfaatnya, ia menjadi rutin bermain.
"Awalnya itu pasti coba-coba, mau dibilang FOMO atau apa yang penting kita coba. Eh setelah itu semua yang tertarik, berarti untuk badan, untuk kesehatan. FOMO-nya pasti sudah kelewat. Soalnya menyenangkan banget sih," tuturnya.
Selain berolahraga, Lisa juga aktif bergabung dalam klub padel. Ia menyebut aktivitas tersebut memperluas pergaulan karena dapat bertemu banyak orang dengan gaya permainan berbeda.
"Kalau kita itu, kita juga dari klub. Ada klubnya tersendiri juga, kita juga ada bajunya. Kadang ikut dari klub sendiri, kadang ada yang klubnya mix. Reclub ketemu banyak orang, mainnya beda-beda. Itu sangat menyenangkan," jelasnya.
Menurut Lisa, antusiasme terhadap padel turut menular ke keluarga dan teman-temannya.
"Semua keluarga, teman-teman. Malah teman-teman yang nggak bermain padel juga jadi ikutan. Karena kalau kita main sendiri kan bosan, jadi kita ajakin teman. Semuanya kita ajakin main," katanya.
Dari sisi biaya, Lisa menyebut harga coaching di Pontianak relatif terjangkau, yakni sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per sesi.
"Kalau ini lagi coaching session di harga 200 ya. Kalau coaching mungkin di harga 150–200 per sesi. Menurut aku worth it banget. Karena kalau di luar Kalimantan jauh lebih mahal dibanding ini," ungkapnya.
Ia menilai fasilitas padel di Pontianak sudah memadai, meski berharap jumlah lapangan dan komunitas bisa terus bertambah agar suasana semakin ramai.
padel
olahraga padel
harga raket padel
permainan padel
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Sabtu 28 Februari 2026
Kalbar
Pontianak
Kalimantan Barat
| Pendaftaran Berakhir, Tiga Nama Daftar Jadi Bakal Calon Ketua KONI Sanggau |
|
|---|
| Pemkab Kubu Raya Akan Tidak Lanjuti ASN yang Terbukti Melanggar Kedisiplinan WFH hari Jumat |
|
|---|
| Lion Group Pastikan Harga Tiket Naik Sesuai Aturan Pemerintah |
|
|---|
| Dinkes Sanggau Sebut Sebanyak 18 SPPG yang Sudah SLHS |
|
|---|
| Tegakkan Perda, Satpol PP Pontianak Denda Pelanggar Sampah Rp 500 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PADEL2354WERFS.jpg)