Pontianak City Run 2026 Tak Sekadar Lomba, Tapi Pesta Olahraga dan Wisata

Ajang Pontianak City Run 2026 yang digelar di Kota Pontianak sukses menarik lebih dari 5.000an lebih peserta

|
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
PONTIANAK CITY RUN - Ajang Pontianak City Run 2026 yang digelar di Kota Pontianak mempertandingkan kategori 41 kilometer, 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer ini menjadi momentum silaturahmi para pelari, Minggu 15 Februari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kegiatan lari yang mempertandingkan kategori 41 kilometer, 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer ini menjadi momentum silaturahmi para pelari sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan UMKM lokal.
  • Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang ambil bagian dalam event tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ajang Pontianak City Run 2026 yang digelar di Kota Pontianak sukses menarik lebih dari 5.000an lebih peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara. 

Kegiatan lari yang mempertandingkan kategori 41 kilometer, 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer ini menjadi momentum silaturahmi para pelari sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan UMKM lokal.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang ambil bagian dalam event tersebut.

"Alhamdulillah, peserta Pontianak City Run 2026 ini sekitar 5.000-an lebih, yang terdiri dari 41 kilometer, 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer. Ini bentuk silaturahmi para runners, tidak hanya dari Kota Pontianak, tapi juga dari Kalbar bahkan luar kota juga ada yang datang," ujarnya saat diwawancarai awak media usai mengikuti city run di Halaman Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Minggu 15 Februari 2026.

Ia menyebutkan, peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri seperti Kuching, Malaysia hingga Kenya. Menurutnya, ke depan event ini akan terus dikembangkan menjadi lebih besar.

"Kita akan terus menjadikan event Pontianak City Run ini menjadi event yang semakin lebih besar. Lebih ramai pesertanya, dan jadi ajang yang bisa meningkatkan pariwisata dan juga UMKM bisa berkembang dengan kegiatan ini," katanya.

Edi menilai, dampak kegiatan tersebut sangat terasa terhadap perekonomian daerah. Bahkan, banyak calon peserta yang tidak kebagian tiket untuk datang ke Pontianak.

Baca juga: Diiringi Kembang Api, Festival Lampion Yayasan Panca Bhakti Meriahkan Imlek 2577 di Pontianak

"Ini pengaruh ke perekonomian di Kota Pontianak. Otomatis kita lihat tadi banyak teman-teman yang tidak kebagian tiket untuk datang ke Pontianak. Ini artinya para komunitas juga terus berkembang, terutama para runners yang membentuk komunitas dan ingin ikut berpartisipasi," jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan event yang berdekatan dengan perayaan Imlek dan Cap Go Meh juga menjadi strategi untuk menarik wisatawan ke Kota Pontianak.

"Ini kita menjelang Imlek dan Cap Go Meh, jadi memang tujuannya adalah untuk menarik wisatawan juga. Sambil berolahraga, ada yang prestasi, ada yang fun," ucapnya.

Menurutnya, jika kegiatan olahraga ini dipadukan dengan aktivitas UMKM serta pertunjukan seni dan budaya, maka daya tarik Pontianak City Run akan semakin meningkat di masa mendatang.

"Saya yakin, penggemar Pontianak City Run akan semakin banyak di tahun-tahun yang akan datang," tambahnya.  (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved