Wagub Kalbar Krisantus Pilih Motoran Berangkat Kerja, Ternyata Ini Alasannya

Krisantus sering terlihat berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari rumahnya menuju Kantor Gubernur Kalbar.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
WAGUB KALBAR - Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan mengendarai motor pribadinya saat menghadiri sebuah acara di Hotel Orchardz Pontianak, Jumat 13 Februari 2026. Krisantus ungkap alasan dirinya sering pakai motor berangkat kerja. 

Ringkasan Berita:
  • Bukan karena hasil kerjanya sebagai Wagub, namun karena suatu kebiasaan.
  • Krisantus sering terlihat berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari rumahnya menuju Kantor Gubernur Kalbar.
  • Kebiasaan tersebut juga dilakukannya saat menghadiri berbagai agenda dan undangan resmi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan tengah jadi sorotan masyarakat.

Bukan karena hasil kerjanya sebagai Wagub, namun karena suatu kebiasaan.

Krisantus sering terlihat berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari rumahnya menuju Kantor Gubernur Kalbar.

Kebiasaan tersebut juga dilakukannya saat menghadiri berbagai agenda dan undangan resmi.

Seperti contoh saat ia menghadiri sebuah acara di Hotel Orchardz Pontianak pada Jumat 13 Februari 2026.

Ia tampak santai datang dan pulang dengan mengendarai motor.

Meski begitu, ia tetap didampingi oleh para ajudan dan protokol.

Lantas apa alasannya?

Apresiasi Ombudsman Kalbar, Wagub Krisantus Instruksikan OPD Optimalkan Pelayanan Publik

Alasan Krisantus Pakai Motor Berangkat Kerja

Krisantus menegaskan bahwa pilihannya menggunakan sepeda motor bukanlah bentuk pencitraan.

Melainkan cerminan dari prinsip hidup yang ia pegang sejak lama.

“Begini, kalau dulu hidup pakai sandal, jangan pernah lupa pakai sandal. Jangan karena sudah pakai sepatu lalu lupa sama sandal. Saya ini lahir dari orang kecil, dulu ke mana-mana jalan kaki, dan sudah bersyukur kalau bisa pakai motor. Jabatan tidak bisa mengubah hidup saya,” ujarnya di Hotel Orchardz Pontianak pada Jumat 13 Februari 2026.

Ia mengaku sempat membaca sejumlah komentar yang menilai kebiasaannya itu sebagai bentuk pencitraan.

Namun menurutnya, anggapan tersebut keliru dan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Ada yang bilang ini pencitraan. Memangnya pejabat tidak boleh naik motor? Kalau ada yang berkomentar begitu, silakan datang ke Kantor Gubernur, kita berdiskusi. Saya ingin belajar, seperti apa hidup yang benar itu,” katanya.

Krisantus menegaskan, menggunakan sepeda motor atau bahkan sepeda bukanlah sesuatu yang luar biasa bagi seorang pejabat publik. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved