Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Kembang Api di Pasar Tengah Pontianak Naik hingga Rp20 Ribu

Harga kembang api di Pasar Tengah Pontianak mengalami kenaikan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan Ramadan 2026. 

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
KEMBANG API - Sri Rajunawati (53) salah satu pedagang kembang api di Pasar Tengah Pontianak yang berlokasi di Jalan Kapten Marsan No.33, Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Rabu 11 Februari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Sri Rajunawati (53), pedagang kembang api yang telah berjualan belasan tahun di Pasar Tengah, mengatakan kenaikan harga terjadi pada sejumlah jenis kembang api.
  • Ia menyebut harga kembang api bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga jutaan rupiah tergantung merek serta ukuran.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Harga kembang api di Pasar Tengah Pontianak mengalami kenaikan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan Ramadan 2026. 

Sri Rajunawati (53), pedagang kembang api yang telah berjualan belasan tahun di Pasar Tengah, mengatakan kenaikan harga terjadi pada sejumlah jenis kembang api.

“Sekarang nih karena serentak (dengan Ramadan) mungkin, mahal. Jauh beda dari sebelumnya. Tahun ini lebih mahal. Kadang ada yang naik Rp20 ribu, kadang yang naik Rp10 ribu. Pokoknya tahun ini luar biasa naik. Karena serentak dia,” ujarnya saat ditemui, Rabu 11 Februari 2026. 

Ia menyebut harga kembang api bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga jutaan rupiah tergantung merek serta ukuran.

Meski harga naik, penjualan jelang Imlek tetap berjalan meski tidak setinggi tahun lalu.

“Kadang naik, kadang turun, kadang juga standar. Tapi saya bilang tahun ini kayaknya saya standar lah. Bisa mencukupi. Kalau tahun lalu memang luar biasa meningkat,” ungkapnya.

Baca juga: Anggaran Infrastruktur Pontianak Utara Tembus Rp63 Miliar pada 2026

Adapun jenis yang paling laris yakni kembang api sagon dan mercun lempar.

Sri mengungkapkan bahwa dirinya akan berjualan hingga sehari sebelum lebaran dan tidak lagi berjualan saat lebaran. 

Ia berharap ke depan penjualan semakin baik dan tidak ada larangan penjualan kembang api.

“Ya, semoga makin laris, manis, makin berkembang. Dan tidak ada larangan untuk penjual kembang api,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved