Imlek dan Cap Go Meh

Kue Keranjang Khas Imlek Mulai Diburu Warga Pontianak Jelang Perayaan

Menjelang Imlek tahun ini, Riin mengungkapkan permintaan kue keranjang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
KUE KERANJANG - Riin Sandrayanti, anak dari Owner Dodol Seng Hong Pontianak, saat diwawancarai di Gang Tria IV, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Minggu 8 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Berbeda dengan produsen lain yang menjual kue keranjang sepanjang tahun, mereka memilih mempertahankan produksi jelang Imlek. 
  • Menjelang Imlek tahun ini, Riin mengungkapkan permintaan kue keranjang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, kue keranjang kembali menjadi salah satu sajian khas yang paling banyak diburu masyarakat. 

Riin Sandrayanti, anak dari Owner Dodol Seng Hong Pontianak, mengatakan permintaan kue keranjang mulai meningkat seiring mendekatnya perayaan Imlek. 

“Kue keranjang ini kan sebenarnya kue khas Imlek ya. Dan kalau kami juga bikinnya pas menjelang Imlek sih,” ujar Riin saat diwawancarai di Gang Tria IV, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Minggu 8 Februari 2026

Ia mengatakan, kue keranjang yang diproduksi pihaknya memang dibuat secara musiman dan hanya diproduksi saat mendekati perayaan Imlek untuk menjaga nuansq khas perayaan tersebut. 

Dibuat Selama Tiga Hari dan Dikukus 24 Jam, Proses Panjang Kue Keranjang Jelang Imlek

Berbeda dengan produsen lain yang menjual kue keranjang sepanjang tahun, mereka memilih mempertahankan produksi jelang Imlek. 

“Cuma kami tetap pertahankan deket Imlek supaya vibes Imleknya tuh lebih terasa sih. Jadi kue tahunan kan, gitu,” katanya.

Menjelang Imlek tahun ini, Riin mengungkapkan permintaan kue keranjang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Lebih rame. Karena tanggal Imlek kan cukup cantik, tanggal 17. Dan itu kan hari Selasa jadi mulai besok, hari ini udah mulai nih. Udah mulai pada semua berebut-berebut kue sih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagian besar kue keranjang yang diproduksi saat ini telah dipesan oleh pelanggan dan tinggal menunggu untuk diambil.

“Yang kami bungkus di belakang itu semua adalah pesanan. Yang mereka tinggal siap datang ambil gitu,” ucap Riin.

Meski hanya diproduksi setahun sekali momentum Imlek dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus berdatangan.

Untuk harga, kue keranjang yang dijual masih tergolong terjangkau dan disesuaikan dengan ukuran.

“Harganya kita satu kilogram cuma 32 ribu aja, itu yang ukuran 500 gram. Kalau yang ukuran mini itu, yang satu kilonya empat buah itu kita jualnya 38 ribu,” jelasnya.

Dengan meningkatnya permintaan jelang Imlek kue keranjang kembali menjadi salah satu simbol perayaan yang selalu hadir di tengah masyarakat. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved