Dokter Olahraga RSUD dr Soedarso Ingatkan Pola Makan dan Hidrasi Sebelum Berolahraga

dr. Izzuddin Fathoni, Sp.K.O Subsp APK (K), mengingatkan pentingnya pengaturan pola makan dan asupan cairan sebelum berolahraga

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
BERIKAN KETERANGAN - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga RSUD dr Soedarso, dr. Izzuddin Fathoni, Sp.K.O Subsp APK (K), mengingatkan pentingnya pengaturan pola makan dan asupan cairan sebelum berolahraga guna menjaga performa tubuh serta mencegah cedera, Sabtu 7 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Ia menjelaskan, jika seseorang tidak memiliki waktu makan ideal tiga hingga empat jam sebelum berolahraga, maka pilihan makanan harus disesuaikan. 
  • Menurut dr. Izzuddin, kondisi ini sering dialami masyarakat yang memiliki waktu terbatas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga RSUD dr Soedarso, dr. Izzuddin Fathoni, Sp.K.O Subsp APK (K), mengingatkan pentingnya pengaturan pola makan dan asupan cairan sebelum berolahraga guna menjaga performa tubuh serta mencegah cedera.

Ia menjelaskan, jika seseorang tidak memiliki waktu makan ideal tiga hingga empat jam sebelum berolahraga, maka pilihan makanan harus disesuaikan. 

"Kalau mau olahraganya lebih, misalnya kita enggak ada waktu 3 sampai 4 jam, maka kita pilih makanan yang menyediakan karbohidrat, menyediakan energi tapi mudah diserap," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, Sabtu 7 Februari 2026.

Menurut dr. Izzuddin, kondisi ini sering dialami masyarakat yang memiliki waktu terbatas. 

"Misalnya kurang 1 jam lagi mau olahraga padahal belum makan, konsumsi lah makanan yang mudah serap tapi cukup energinya, cukup kandungan proteinnya, cukup kandungan lemaknya," katanya.

Ia mencontohkan bubur sebagai salah satu pilihan yang lebih baik dibandingkan tidak makan sama sekali. 

"Contohnya misalnya bubur, itu lebih bagus daripada tidak sarapan sama sekali," jelasnya.

Selain itu, dr. Izzuddin juga menekankan pentingnya menghindari gangguan pencernaan saat berolahraga. 

Baca juga: Bukan Sekadar Tren, Dokter RSUD dr Soedarso Jelaskan Cara Jogging yang Aman dan Sehat

"Paling penting juga untuk menghindari keram di perut, itu ada yang disebut sebagai gangguan perut atau serat yang tak tercerna. Jadi kalau bisa sebelum berolahraga hindari sayuran yang sulit dicerna," ungkapnya.

Terkait makan besar setelah berolahraga, ia menyarankan perbandingan asupan karbohidrat dan protein. 

"Boleh makan besar dengan porsi 3 banding 1 untuk karbohidrat dan protein. Gampangannya, kalau nasinya 3 sendok, proteinnya 1 sendok," katanya.

Ia menambahkan, asupan protein berfungsi untuk membantu pemulihan otot. 

"Untuk mengantisipasi otot-otot yang cedera karena kita bergerak, pasti menggunakan otot-otot," ucapnya.

Dr. Izzuddin juga mengingatkan pentingnya mengganti cairan dan elektrolit yang hilang selama berolahraga. 

"Kalau kita konsumsinya hanya air putih, pada saat kita kehilangan keringat itu banyak elektrolit yang hilang," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved