Ledakan di SMP 3 Sungai Raya

Bom Molotov Gegerkan SMPN 3 Sungai Raya, DPRD Kalbar Minta Aparat Usut Tuntas

SMP Negeri 3 Sungai Raya yang berlokasi di Gang Sepakat, Jalan Adi Sucipto No.16, RW 8, Desa Arang Limbung

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PEGGY DANIA
BERIKAN KETERANGAN - Anggota DPRD Kalbar, Heri Mustamin. Ia menegaskan, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk proses belajar-mengajar, bukan justru menjadi lokasi terjadinya peristiwa yang meresahkan. 
Ringkasan Berita:
  • Peristiwa tersebut memicu kepanikan di kalangan murid yang berada di sekitar lokasi kejadian.
  • Menanggapi insiden tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Heri Mustamin, menyampaikan keprihatinannya. 
  • Ia menegaskan, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk proses belajar-mengajar, bukan justru menjadi lokasi terjadinya peristiwa yang meresahkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Sungai Raya yang berlokasi di Gang Sepakat, Jalan Adi Sucipto No.16, RW 8, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, digegerkan dengan ledakan yang diduga berasal dari  Bom molotov, Selasa 3 Februari 2026.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan di kalangan murid yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Menanggapi insiden tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Heri Mustamin, menyampaikan keprihatinannya. 

Ia menegaskan, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk proses belajar-mengajar, bukan justru menjadi lokasi terjadinya peristiwa yang meresahkan.

“Ini sangat memprihatinkan. Sekolah itu tempat orang belajar, tempat proses pendidikan. Kalau memang ada persoalan pribadi, tidak seharusnya mengorbankan orang lain. Karena itu, motif kejadian ini perlu diungkap secara jelas,” ujarnya.

Hingga saat ini latar belakang kejadian tersebut masih belum diketahui. Namun ia menilai kecil kemungkinan persoalan mendasar berasal dari kalangan siswa, mengingat pelajar SMP masih tergolong sangat belia.

“Kita belum tahu motifnya apa. Bisa saja ada persoalan antara guru dengan pihak tertentu di masyarakat. Kalau anak-anak, saya pikir belum ada persoalan yang mendasar. Oleh karena itu pihak keamanan harus segera mengungkap apa yang melatarbelakangi kejadian ini agar tidak terulang kembali,” katanya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum mengusut peristiwa tersebut secara menyeluruh, termasuk apabila terdapat kemungkinan keterlibatan antar pelajar.

Baca juga: SMPN 3 Sungai Raya Heboh Ledakan Diduga Bom Rakitan, Kapolda : Ada Dugaan Tekanan Psikis pada Anak

“Kalau pun terjadi antar pelajar, ini juga harus diusut tuntas supaya bisa dicegah sejak dini,” tambahnya.

Selain itu, Heri mendorong pihak sekolah untuk lebih proaktif melakukan langkah-langkah pencegahan. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh sekolah.

“Sekolah perlu meningkatkan kewaspadaan, seperti memperkuat peran guru piket, serta melibatkan OSIS untuk membantu pengawasan. Kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi sekolah-sekolah lain agar melakukan tindakan pencegahan sejak dini,” pungkasnya.

Ia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi kewaspadaan bersama agar seluruh pihak dapat berperan aktif menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi para siswa. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved