Ledakan di SMP 3 Sungai Raya
KPAID Kubu Raya Jelaskan Hasil Pendampingan Kasus Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya
Di samping itu, ia menjelaskan bahwa kondisi anak dalam keadaan baik dan pihaknya berhadap agar proses segera selesai untuk selanjutnya
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ketua KPAID Kubu Raya, Diah Savitri mengungkapkan bahwa dalam pendampingan, pihaknya sudah melakukan sebanyak tiga kali pendampingan psikologi dan rohani.
- Mengenai informasi yang menyebutkan bahwa anak ini terlibat dengan jaringan. Diah pun menjelaskan bahwa sebenarnya anak tersebut hanya butuh wadah untuk bercerita.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Kubu Raya mengatakan penanganan kasus Anak Berhadapan Hukum (ABH) mengenai kasus ledakan yang heboh di SMP Negeri 3 Sungai Raya beberapa waktu lalu masih dalam proses.
Ketua KPAID Kubu Raya, Diah Savitri mengungkapkan bahwa dalam pendampingan, pihaknya sudah melakukan sebanyak tiga kali pendampingan psikologi dan rohani.
"Dari hasil itu, anak ini sebenarnya butuh wadah dia untuk bercerita. Memang lingkungan keluarganya itu tidak memungkinkan karena semuanya dalam keadaan sakit," kata Diah kepada wartawan, Rabu 18 Februari 2026.
Mengenai informasi yang menyebutkan bahwa anak ini terlibat dengan jaringan. Diah pun menjelaskan bahwa sebenarnya anak tersebut hanya butuh wadah untuk bercerita.
• Kasus Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Dilakukan Penyerahan Berkas ke Kejaksaan Negeri Mempawah
"Saya tidak bilang anak ini bergabung ke dalam jaringan. Tapi sebenarnya anak hanya butuh wadah untuk bercerita mengenai apa yang dia rasakan dan sebagainya dan kebetulan ditempat itu yang mau mendengarkan keluhannya. Tapi memang dia tidak ada niatan untuk masuk sampai ke jaringan-jaringan itu tidak," jelasnya.
Di samping itu, ia menjelaskan bahwa kondisi anak dalam keadaan baik dan pihaknya berhadap agar proses segera selesai untuk selanjutnya dilakukan proses rehabilitasi
"Akhirnya nanti kami sudah meminta agar anak ini direhabilitasi dan memang akan kita rujukkan lagi ke kementerian sosial tapi kita masih menunggu proses hukum," ungkapnya.
Mengenai pendidikan, Diah bilang sudah melakukan koordinasikan dan Dinas Pendidikan akan memfasilitasi berkenaan dengan pendidikan ABH.
"Untuk pendidikannya nanti difasilitasi oleh Dinas Pendidikan," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Ledakan di SMP 3 Sungai Raya
pelaku Ledakan di SMP 3 Sungai Raya
update kasus Ledakan di SMP 3 Sungai Raya
motif pelaku Ledakan di SMP 3 Sungai Raya
SMPN 3 Sungai Raya
Ledakan SMPN 3 Sungai Raya
KPAID
KPAID Kubu Raya
Diah Savitri
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Rabu Abu 18 Februari 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Kubu Raya
| Kasus Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Dilakukan Penyerahan Berkas ke Kejaksaan Negeri Mempawah |
|
|---|
| Catatan Rahasia Pelaku Bom SMPN 3 Sungai Raya! Polisi Beberkan Jenis Bom Rakitan Digunakan Pelaku |
|
|---|
| Update Kondisi SMPN 3 Sungai Raya Usai Teror Ledakan Bom Rakitan, Police Line Masih Terpasang |
|
|---|
| Tak Ada Tanda Mencurigakan, Kepala Sekolah Bongkar Keseharian Murid Terduga Pelaku Ledakan SMPN 3 |
|
|---|
| Motif Pelaku Teror Bom Rakitan di SMP 3 Sungai Raya Apa? Ini Kata Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Diah-Savitri234qwer.jpg)