Karhutla Kalbar

Husin Soroti Penanganan Api, Ketersediaan Hydrant, hingga Antisipasi Kebakaran Rumah

Hal itu lantaran luasan area yang terbakar tidak sebesar karhutla yang terjadi di sejumlah kabupaten lain di Kalimantan Barat.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Aparat gabungan bersama instansi terkait terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik tersebut guna mencegah api meluas, terutama ke kawasan permukiman warga.
  • Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, menilai karhutla yang terjadi di wilayah Kota Pontianak saat ini masih dapat ditangani dengan peralatan pemadam kebakaran konvensional.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat, termasuk di wilayah Kota Pontianak dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah titik api terpantau muncul di beberapa lokasi. Di Kota Pontianak, karhutla tercatat terjadi di kawasan Purnama Dua Dalam, Sepakat Dua Ujung, Perdana Ujung dekat Sungai Raya Dalam, serta di Gang Masjid, Jalan Parit H Husein II.

Aparat gabungan bersama instansi terkait terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik tersebut guna mencegah api meluas, terutama ke kawasan permukiman warga.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, menilai karhutla yang terjadi di wilayah Kota Pontianak saat ini masih dapat ditangani dengan peralatan pemadam kebakaran konvensional. 

Jarak Pandang Menurun Akibat Asap, BMKG Prakirakan Hujan Ringan–Sedang di Pontianak

Hal itu lantaran luasan area yang terbakar tidak sebesar karhutla yang terjadi di sejumlah kabupaten lain di Kalimantan Barat.

"Menurut saya, untuk di Kota Pontianak karhutla masih bisa diatasi dengan peralatan pemadam kebakaran biasa, karena memang tidak terlalu luas dibandingkan kabupaten lainnya," ujar Husin saat dikonfirmasi pada Sabtu 31 Januari 2026.

Sementara itu, menanggapi maraknya kejadian kebakaran rumah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, Husin kembali menyoroti pentingnya ketersediaan hydrant di kawasan padat penduduk.

Ia mengungkapkan, sejak tiga tahun lalu pihaknya telah meminta kepada Dinas PUPR dan PDAM Kota Pontianak agar menyediakan hydrant di kawasan pertokoan dan permukiman yang padat penduduk.

"Untuk hydrant, kami dari tiga tahun yang lalu sudah meminta kepada Dinas PUPR dan PDAM Kota Pontianak agar toko-toko dan perumahan padat penduduk perlu disediakan hydrant. Nanti saat rapat akan kami tanyakan kembali," jelasnya.

Selain itu, Husin juga mengimbau pemilik rumah, khususnya rumah tua dengan instalasi listrik yang sudah lama, agar segera melakukan pembaruan instalasi serta rutin melakukan pengecekan guna mencegah terjadinya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.

"Untuk rumah tua dengan instalasi lama, pemilik rumah perlu memperbarui instalasinya dan selalu melakukan pengecekan terhadap kondisi listrik di rumah," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved