Kebakaran di Pontianak

Motor Hingga Perabot Hangus, Farel Pulang dan Dapati Rumahnya Sudah Ludes Terbakar

Ia mengaku baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar melalui telepon dan pesan WhatsApp. 

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Chris Hamonangan Pery Pardede
PUING KEBAKARAN - Anak pemilik rumah, Farel sedang berada di lokasi kebakaran di Komplek Disbun 2, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Pontianak Tenggara untuk mencari benda yang masih bisa digunakan. Ia mengungkapkan peristiwa kebakaran terjadi sekitar selepas salat Isya. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang remaja bernama Farel (18), anak pemilik rumah, tampak berada di sekitar lokasi kebakaran untuk melihat kondisi rumah sekaligus mencari barang yang kemungkinan masih bisa diselamatkan.
  • Farel mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar selepas salat Isya. Berdasarkan keterangan warga sekitar, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu unit rumah di Komplek Disbun 2, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Pontianak Tenggara, hangus terbakar hingga rata dengan tanah, pada Senin 26 Januari 2026 malam.

Pantauan tribunpontianak.co.id di lokasi kejadian, rumah tersebut hanya menyisakan puing-puing bangunan serta barang-barang yang tak lagi dapat digunakan akibat amukan si jago merah.

Seorang remaja bernama Farel (18), anak pemilik rumah, tampak berada di sekitar lokasi kebakaran untuk melihat kondisi rumah sekaligus mencari barang yang kemungkinan masih bisa diselamatkan.

Farel mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar selepas salat Isya. Berdasarkan keterangan warga sekitar, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah.

Ditinggal Latihan Silat, Rumah di Pontianak Tenggara Ludes Terbakar

"Menurut warga yang ada di sini, kebakarannya di tengah rumah, kemungkinan korsleting listrik. Waktu kejadian saya sedang di luar, latihan silat," ujar Farel saat ditemui disekitar lokasi kebakaran pada Selasa, 27 Januari 2026.

Ia mengaku baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar melalui telepon dan pesan WhatsApp. 

Saat itu, dirinya sedang berada di rumah bibinya, tempat ia biasa tinggal sehari-hari.

"Saya ditelepon disuruh cepat pulang. Awalnya saya bingung pulang ke mana, karena saya tinggal di tempat bibi. Setelah lihat WhatsApp, sudah banyak telepon dan video yang menunjukkan rumah saya terbakar besar. Di situ saya langsung syok," katanya.

Farel pun langsung menuju lokasi menggunakan sepeda motor. 

Namun, setibanya di rumah sekitar 15 hingga 20 menit kemudian, bangunan rumah sudah rata dengan tanah.

"Pas sampai sini saya sudah tidak bisa berkata-kata. Rumah sudah seperti ini, tinggal api kecil-kecil saja. Damkar juga sudah banyak yang datang untuk memadamkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena kedua orang tuanya sedang merantau. 

Meski demikian, Farel rutin pulang untuk mengecek kondisi rumah tersebut. 

"Orang tua saya sudah tahu kejadian ini dan akan segera datang ke sini," jelasnya.

Akibat musibah tersebut, Farel yang saat ini duduk di kelas XII SMK terpaksa harus izin tidak masuk sekolah untuk sementara waktu. 

Seluruh barang berharga di dalam rumah, termasuk sepeda motor, kulkas, dan perabotan lainnya, dilaporkan hangus terbakar tanpa sisa. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved