Karhutla di Kalbar

Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Asap Karhutla di Pontianak

Warga yang tinggal Gang Masjid, Jalan Parit Haji Husein II, Kota Pontianak, dekat titik kebakaran lahan, turut merasakan dampak

Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
KARHUTLA DI KALBAR - Kondisi tempat karhutla saat ini di Gang Masjid, Jalan Parit Haji Husein II, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Senin 26 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Salah seorang warga, Muffaroha, mengatakan, kebakaran terjadi cukup dekat dari rumahnya.
  • Ia menyebut, kondisi asap sudah berlangsung sekitar satu minggu.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Warga yang tinggal Gang Masjid, Jalan Parit Haji Husein II, Kota Pontianak, dekat titik kebakaran lahan, turut merasakan dampak kabut asap karhutla yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir.

Salah seorang warga, Muffaroha, mengatakan, kebakaran terjadi cukup dekat dari rumahnya.

“Bangun-bangun kebakaran. Cuma kena asapnya aja di sini,” ujarnya, Senin 26 Januari 2026.

Ia menyebut, kondisi asap sudah berlangsung sekitar satu minggu.

“Kayaknya sudah satu minggu. Kemarin aku pindah ke Permata tiga hari gitu. Asap udah nyebar, udah masuk ke sini,” katanya.

Menurutnya, pada saat kebakaran hari-hari awal api terlihat cukup besar.

“Di ujung banyak, besar tadi apinya. Asapnya banyak banget,” ungkapnya.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada kesehatan anak-anaknya.

Baca juga: Dugaan Ada Unsur Kesengajaan, BPBD Pontianak Temukan Botol Berisi Bensin di Lokasi Karhutla

Salah satu anaknya yang masih berusia empat bulan mengalami demam dan batuk akibat paparan asap.

“Kasihan anak-anak, langsung demam, batuk diletup. Yang paling kecil umur empat bulan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, kedua anaknya sempat mengalami sakit.

“Dua-duanya sakit, langsung batuk sama demam. Kita yang besar aja tidak kuat sama asap itu,” katanya.

Muffaroha menambahkan, kebakaran sempat berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama beberapa hari di lokasi.

“Lima hari di sini ada damkar. Matilah apinya karena ada damkar itu,” ujarnya.

Ia berharap kebakaran lahan tidak kembali terjadi karena sangat berdampak pada warga terutama anak-anak kecil.

“Harapannya semoga tidak menyebar lagi, semoga enggak ada lagi. Cukup kali ini aja. Kasihan anak kecil-kecil itu,” tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved