Hadapi Banjir Rob Awal Tahun, BPBD Pontianak Perkuat Koordinasi Lintas OPD

BPBD Kota Pontianak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir rob pada 10 hari pertama bulan Januari 2026.

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
POTENSI BANJIR - Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir,  mengungkapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir rob pada 10 hari pertama bulan Januari 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Senin 5 Januari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir, menegaskan bahwa rapat koordinasi telah dilaksanakan sejak 2 Januari 2026 sebagai bentuk antisipasi dini.
  • OPD yang dilibatkan antara lain Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir rob pada 10 hari pertama bulan Januari 2026. 

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Senin 5 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir, menegaskan bahwa rapat koordinasi telah dilaksanakan sejak 2 Januari 2026 sebagai bentuk antisipasi dini.

OPD yang dilibatkan antara lain Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Tanggal 2 Januari BPBD sudah melakukan rapat koordinasi dengan camat dan OPD terkait seperti Dinas Sosial, PMI, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPR dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir rob pada 10 hari pertama bulan Januari," ujar Nasir saat di konfirmasi tribunpontianak.co.id.

Ia menjelaskan, BPBD bersama OPD terkait juga telah mempersiapkan langkah-langkah lanjutan apabila terjadi dampak yang lebih luas, termasuk kemungkinan evakuasi warga terdampak.

Baca juga: Air Pasang di Pagi Hari, Wali Kota Pontianak Minta Warga Bantaran Sungai Waspada

"BPBD bersama OPD terkait mempersiapkan kemungkinan apabila perlu evakuasi warga terdampak dengan menyiapkan lokasi evakuasi dan memantapkan koordinasi," jelasnya.

Nasir juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob dan segera melapor apabila kondisi mengharuskan dilakukan evakuasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada. Apabila perlu evakuasi, warga bisa menghubungi BPBD atau pihak kecamatan. BPBD memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC) yang siap membantu," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved